Esai Foto Reportasenews.com- Kini…. bangunan tua ini kusam tak terurus, dijalari rumput liar, catnya sudah terkelupas dan ditemani suasananya sunyi….
Saat berjalan di lorong gedung, hanya bunyi suara sepatu seolah memantul -mantul .
Padahal dahulu kala…. tempat ini adalah pusat kehidupan ratusan manusia .
Tak hanya di Indonesia, mata dunia pun tertuju ke Pangkalan Brandan. Di sinilah pernah berjaya kilang minyak dengan segala gemerlapnya.
Pangkalan Brandan hanyalah ibukota Kecamatan Babalan, Kecamatan Sei Lepan, Kecamatan Brandan Barat, dan Brandan Timur, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Terletak di pesisir pantai timur Pulau Sumatera, sekitar 60 km di sebelah Utara kota Binjai atau 180km dari Medan. Lokasinya strategis karena dilalui jalan lintas Sumatera.
Kilang ini merupakan satu dari sembilan kilang minyak yang ada di Indonesia . Delapan lainnya adalah Dumai, Sungai Pakning, Musi (Sumatera), Balikpapan (Kalimantan), Cilacap, Balongan, Cepu (Jawa), dan Kasim(Papua), dibangun N.V
Koninklijke Nederlandsche Maatschappij 1891 dan mulai berproduksi sejak 1 Maret 1892 dengan kapasitas 2.400 barrel per hari.
Naskah dan foto : Tatan Rustandi
