Jeddah, reportasenews.com- Emosi penonton terkuras habis begitu selesainya pemutaran film perdana pada Festival Film Asia ke-11 yang diadakan pada Senin, 22 Januari 2018 di Balai Nusantara, Wisma Konsul Jenderal RI Jeddah.
“Saya tidak dapat menahan air mata saya selama pertunjukan film ini,” ungkap Konsul Jendral Jepang setelah menyaksikan film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck. Film yang menghabiskan dana besar untuk menampilkan setingan suasana tahun 1930-an ini diambil dari Maha karya Novel Buya Hamka dengan judul yang sama. Kisah kasih tak sampai ini digarap secara apik oleh sineas Sunil Soraya dalam lima tahun pembuatan dengan menampilkan keragaman etnik bahasa dan budaya Indonesia.
Kegiatan Festival Film Asia ke-11 ini merupakan acara rutin tahunan tiga belas Negara Negara Asia yang tergabung dalam ACGC Jeddah (Asian Consuls General Club). Untuk edisi tahun ini kegiatan dilaksanakan selama tiga minggu dari tanggal 22 Januari 2018 hingga 11 Februari 2018 di delapan tempat berbeda. Indonesia dipercayakan sebagai tuan rumah pembukaannya sedangkan penutupan akan diadakan di Konsulat Jenderal Jepang.
“Festival Film Asia tahun ini penting karena dalam dua bulan ke depan bioskop akan dibuka di Saudi. Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak termasuk sponsor pada acara ini,” kata Konsul Jenderal RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin, pada sambutan pembukaannya selaku tuan rumah pembukaan Festival Film Asia ke-11.
Pembukaan acara berlangsung meriah dihadiri ratusan penonton dan undangan serta perwakilan dari beberapa Konsul Jendral yang ada di Jeddah. Kegiatan diawali dengan ‘light dinner’ berupa makanan tradisional nasi bali dan minuman wedang jahe. Pengunjung juga disuguhi dengan aneka kue jajanan, buah-buahan dan juga bakso serta tidak ketinggalan beberapa produk Indonesia yang sudah dipasarkan di Saudi.
Malam pembukaan Festival Film Asia ke-11 dimulai dengan penampilan tarian Pasambahan dari Sumatera Barat dan tarian Enggang dari Kalimantan Timur yang dibawakan oleh siswa-siwa Sekolah Indonesia Jeddah, dilanjutkan dengan pemutaran film pariwisata Wonderful Indonesia dan film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck.
Sementara itu akting Konsul Jendral Korea Selatan, Youn Ho Kang, selaku koordinator pelaksana untuk tahun ini dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan merekatkan hubungan antara Negara dan warga Asia dengan Negara dan warga Saudi serta untuk mendukung proses transformasi Saudi melalui Visi 2030.
Pada penghujung acara, para undangan membawa pulang bingkisan oleh-oleh produk Indonesia yang disediakan oleh beberapa perusahaan yang mendukung kegiatan ini. Acara ini juga mendapat liputan khusus dari media Iqraa TV. (mar/win)
