Menu

Mode Gelap

Daerah · 29 Nov 2021 23:08 WIB ·

Gadis Dibawah Umur Dianiaya Rekan Kerja Lantaran Tak Terima Dipanggil Babu


					Kapolres Kubu Raya, AKBP Jerrold H.Y. Kumontoy memimpin pres rilis pengungkapan kasus pencurian dengan kekerasan dan menunjukan sejumlah barang bukti kejahatan pelaku dimana korban nya seorang anak perempuan. (foto das) Perbesar

Kapolres Kubu Raya, AKBP Jerrold H.Y. Kumontoy memimpin pres rilis pengungkapan kasus pencurian dengan kekerasan dan menunjukan sejumlah barang bukti kejahatan pelaku dimana korban nya seorang anak perempuan. (foto das)

Kubu Raya, Kalbar, reportasenews. com – Sakit hati dan kesal dengan sikap serta ucapan korban kepadanya, P (19) alias Kajol melampiaskan amarahnya dengan menganiaya korban menggunakan pisau dan sejenis alat bengkel untuk melukai korban hingga tak berdaya.

Korban yang tak lain adalah rekan kerjanya sendiri di sebuah cafe ini  dinilai pelaku kerap memanggilnya babu dan merasa seperti bos, tidak mau disuruh membantu pekerjaannya.

Polres Kubu Raya akhirnya berhasil membekuk P usai membawa lari sepeda motor matic korban dan sejumlah uang tunai sekitar dua jutaan rupiah milik korban yang digunakan untuk membiayai pelariannya.

P dibekuk Satreskrim Polres Kubu Raya  dipimpin AKP Jatmiko di rumah kakaknya di Entikong, Kabupaten Sanggau.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Jerrold H. Y Kumontoy mengatakan motif pelaku dilatarbelakangi sakit hati dan ingin menguasai barang milik korban.

Kapolres mengimbau masyarakat yang memiliki video rekaman kejadian segera dihapus dan tidak lagi disebarluaskan di media sosial.

“Video ini sempat terekam dan beredar di media sosial, diharapkan video yang sudah beredar atau masih disimpan di handphone agar segera dihapus dan tidak lagi menyebarluaskannya, karena apa yang selama ini dimana tujuan agar pelaku itu ditangkap, bukan cara seperti itu karena polisi punya cara yang lain untuk mengungkapkan kasus ini,” imbuh Kapolres.

Sementara FP beralasan tega menganiaya korban yang juga rekan kerjanya karena lantaran menaruh sakit hati. Tiga hari sebelum peristiwa itu, korban kerap memanggil pelaku dengan sebutan babu.

“Kalau saya minta bantu, dia tidak mau bantu. Giliran dia minta bantu, saya bantu. Begitu seterusnya,”ucap FP mengakui.

P mengakui mengambil uang milik korban karena untuk membiayainya pulang ke rumahnya.

Ia merencanakan perbuatannya tiga hari sebelum kejadian.

P memang menaruh hati dengan korban namun tak pernah diungkapkan lansung ke korban dan hanya bercerita kepada kakak korban.

Pelaku melarikan diri ke Bengkayang dan kemudian pulang ke rumah keluarganya di Entikong, Kabupaten Sanggau.

“Keluarga tidak tahu apa-apa. Saya pakai uang untuk jajan saja,” ujarnya.

Peristiwa ini berawal dimana pelaku menganiaya seorang anak perempuan dibawah umur yang merupakan rekan kerjanya sendiri. Korban dianiaya dengan dipukul dan dilukai menggunakan benda keras dan tajam.

Korban yang masih berumur 17 tahun ini dan masih bersekolah mendapatkan luka cukup parah di bagian kepala sehingga harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit di Pontianak. Tiga hari dalam pelariannya, polisi akhirnya membekuk pelaku berikut mengamankan barang bukti berupa sepeda motor matic korban, sisa uang yang telah dipakai pelaku untuk melarikan diri, serta alat-alat seperti pisau dan kunci Inggris yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban.

Pelaku saat ini dijerat pasal 365 ayat  pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukumannya lima tahun hingga 12 tahun penjara. (das)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Bawa Kabur Gadis Dibawah Umur, Pria 36 Tahun Ditangkap

27 Januari 2022 - 21:52 WIB

Selidiki Temuan Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat, Polda Sumut Bentuk Tim Gabungan

27 Januari 2022 - 19:08 WIB

Kajati Banten Geledah Kantor Ditjen Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, Petugas Sita  Rp 1,1 Miliar

27 Januari 2022 - 18:00 WIB

Masyarakat Adat Dayak Kalbar Laporkan Edy Mulyadi ke Polisi

27 Januari 2022 - 12:40 WIB

Indahnya Sunset di Ekowisata Telok Berdiri Kubu Raya

27 Januari 2022 - 11:48 WIB

ASN Pelempar Bom Molotov Saat Pelantikan Pejabat Pemkab Ketapang Diamankan Polisi

27 Januari 2022 - 11:43 WIB

Trending di Daerah