Jakarta, reportasenews.com– Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Jum’at (4/2/22) mengalami dua kali erupsi dengan ketinggian kolom abu hingga 1000 meter.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengatakan erupsi pertama terjadi pukul 10.25 WIB dengan kolom abu 800 meter di atas dari puncak. Kemudian yang kedua terjadi pada 12.46 WIB dengan kolom abu 1000 meter.
“Hari ini kita ada erupsi lagi, dengan ketinggian1000-an meter di atas puncak. letusan pertama 10.25 itu 800 meter. kemudian yang jam 12.46 itu 1000 meter,” kata Subkoordinator Mitigasi Gunungapi Wilayah Timur Indonesia PVMBG, Devy Kamil, dikutip CNNIndonesia.com.
Devy menjelaskan saat ini, status Gunung Anak Krakatau adalah level II alias waspada. Devy menyebut pihaknya belum bisa memastikan apakah akan ada potensi gelombang tinggi. Namun, ia mengimbau masyarakat agar menjauhi kawasan yang beradius 2 km dari pusat erupsi.
“Aktivitas gunung apinya ancamannya lontaran batu dan abu di radius 2 km. Statusnya level 2 atau waspada. radius ancaman bahaya 2 km dari gunung berapinya,” ucap dia. (*)
