Menu

Mode Gelap

Internasional · 2 Nov 2021 11:43 WIB ·

Hadiri KTT COP26, Jokowi Bertemu PM Inggris Bahas Peningkatan Kerjasama Ekonomi


					Presiden Jokowi berbincang dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson saat menghadiri KTT PBB soal perubahan iklim COP26) di Glasgow, Skotlandia. (foto:reuter) Perbesar

Presiden Jokowi berbincang dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson saat menghadiri KTT PBB soal perubahan iklim COP26) di Glasgow, Skotlandia. (foto:reuter)

 

Jakarta, reportasenews.com– Presiden Jokowi menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson saat menghadiri KTT PBB soal perubahan iklim COP26) di Glasgow, Skotlandia, Senin, (01/11/21).

Dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Johnson sepakat membahas peningkatkan kerja sama bilateral di bidang ekonomi antara Indonesia dengan Inggris, terutama soal kebijakan ekonomi hijau yang mengedepankan aspek lingkungan dalam pembangunan.

Presiden Jokowi menyatakan ingin menfokuskan hubungan kerjasama ekonomi hijau.

 

“Saya ingin memfokuskan hubungan kita pada kerja sama ekonomi hijau. Investasi hijau dan teknologi yang terjangkau adalah kunci transisi ekonomi,” ujar Jokowi kepada Johnson seperti dikutip dari pernyataan Sekretariat Presiden, Selasa (2/11).

Sementara itu, Johnson juga menyampaikan ketertarikan Inggris untuk menanamkan modal di Indonesia demi mendukung transisi ekonomi.

Ia juga menyatakan pentingnya dukungan investasi hijau, dukungan Bank Pembangunan Multilateral, dan teknologi hijau yang terjangkau.

Inggris juga dikabarkan tengah mempersiapkan kredit paspor untuk mendukung kerjasama transisi ekonomi dengan Indonesia.

Dikutip cnnindonesia.com, Selain bertemu dengan PM Johnson, Presiden Jokowi juga sempat bertemu secara informal dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau. Jokowi juga melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Slovenia, Janez Jansa.

Sementara itu, saat bertemu dengan PM Palestina, Mohammad Ibrahim Shtayyeh Presiden Jokowi  menegaskan komitmen Indonesia mendukung perjuangan Palestina menjadi negara yang merdeka, berdaulat, dan mampu menentukan nasibnya.

“Palestina selalu menjadi perhatian penting bagi Indonesia,” ucap Jokowi kepada Shtayyeh.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyampaikan beberapa hal yang menjadi fokus Indonesia terkait isu Palestina, diantaranya mengusulkan pembentukan misi internasional sebagai mata dan telinga bagi dunia atas berbagai insiden yang terjadi di Yerusalem, mendorong negosiasi multilateral yang kredibel, dan persatuan Palestina menjadi perhatian Indonesia. (*)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kajati Banten Geledah Kantor Ditjen Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, Petugas Sita  Rp 1,1 Miliar

27 Januari 2022 - 18:00 WIB

Masyarakat Adat Dayak Kalbar Laporkan Edy Mulyadi ke Polisi

27 Januari 2022 - 12:40 WIB

ASN Pelempar Bom Molotov Saat Pelantikan Pejabat Pemkab Ketapang Diamankan Polisi

27 Januari 2022 - 11:43 WIB

Humas Polresta Tangerang Gelar Pelatihan Manajemen Media

25 Januari 2022 - 19:12 WIB

15 Siswa dan Guru di Pontianak Terpapar Covid 19, Sekolah Diliburkan

21 Januari 2022 - 19:13 WIB

Tak Setuju Ibu Kota Dipindah, Din Syamsuddin akan Gugat UU IKN ke MK

21 Januari 2022 - 16:35 WIB

Trending di Nasional