Menu

Mode Gelap

Daerah · 15 Mar 2020 18:56 WIB ·

Hindari Covid 19 Pemprov Kalbar Liburkan Kegiatan Belajar Mengajar 


					Gubernur Kalbar, Sutarmidji didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Harisson, mengelar pres conference terkait terus meluasnya penyebaran virus COVID 19 di Kalimantan Barat. (foto:das)

Perbesar

Gubernur Kalbar, Sutarmidji didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Harisson, mengelar pres conference terkait terus meluasnya penyebaran virus COVID 19 di Kalimantan Barat. (foto:das)

Pontianak, reportasenews.com – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, memutuskan meliburkan kegiatan belajar mengajar mulai dari Pendidikan Usia Dini (PAUD), TK, SD, SMP, dan SMA untuk menghindari meluasnya wabah COVID 19 atau virus Corona. Kegiatan belajar mengajar di sekolah dihentikan sementara sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

Keputusan ini diambil setelah satu pasien yang dirawat di Rumah Sakit selama seminggu dinyatakan positif terjangkit COVID 19. Pasien ini dirawat di Rumah sakit swasta Kharitas Bahkti di Jalan Siam, sepulang dari Sarawak, Malaysia kemudian langkah diambil pemerintah provinsi Kalimantan Barat pasien tersebut dirujuk ke Rumah Sakit Umum.  daerah (RSUD) Soedarso, Pontianak menjalani isolasi perawatan.

Saat ini rumah sakit Abdul Azis Singkawang mengisolasi 2 pasien dalam pengawasan COVID 19 dan di rumah sakit umum Dokter Soedarso Pontianak mengisolasi 3 pasien dalam pengawasan COVID 19, dimana satu pasien dinyatakan positif COVID 19.

Selain mengisolasi pasien positif Corona di RSUD Soedarso, Pontianak, penanganan lainnya juga mengisolasi 32 orang secara mandiri yang terdiri dari dokter dan perawat medis karena menanggani pasien ini selama berada di perawatan di Rumah Sakit Kharitas Bahkti Pontianak. Pemerintah provinsi Kalimantan Barat masih mentracking siapa saja yang pernah terkait langsung dengan pasien ini untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

Pemerintah provinsi Kalimantan Barat juga telah mengambil sampel sebanyak 110 orang yang nantinya sampel ini diperiksa dam hasilnya menunggu informasi  di Balitbangkes di Jakarta.

“Kita meliburkan kegiatan belajar mengajar ini untuk mencegah meluasnya penyebaran Corona. Meski libur, siswa tidak diperbolehkan beraktivitas di luar rumah atau bepergian ke pusat keramaian. Saat ini memang kewenangan pemerintah provinsi hanya untuk SMK dan SMA, namun keputusan ini semoga diikuti pemerintah kabupaten dan kota,” kata Sutarmidji dalam pres conferencenya di Ruang Praja Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Minggu (15/3).

Sutarmidji juga meminta pos lintas batas negara (PLBN) di sepanjang garis batas Kalimantan Barat dengan Serawak semakin memperketat pemeriksaan lalu lintas orang dan barang, termasuk melarang warga Kalimantan Barat menyeberang atau bepergian ke negara tetangganya, Sarawak, Malaysia.

Sebagaimana diketahui, Kalimantan Barat dan Sarawak berbatasan langsung secara daratan. Dan interaksi warga Kalimantan Barat dengan warga Sarawak di perbatasan sangat dekat.

“Untuk penduduk di luar perbatasan, dilarang bepergian ke Sarawak, atau Ke Kuala Lumpur,  karena saat ini Sarawak sudah ada 20 orang positif COVID 19. Saya juga meminta penerbangan untuk ke Malaysia sebaiknya ditunda, silahkan terbang kemanapun, tapi jangan kembali ke Kalimantan Barat,” pungkasnya. (das)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Gubernur Al Haris Lantik Anggota KPID Provinsi Jambi

17 Mei 2024 - 15:04 WIB

Kemenag Siapkan Rumah Ramah Bagi 818 Calon Jamaah Haji Lansia Asal Jambi

17 Mei 2024 - 14:36 WIB

Kepada Siswa Lemhanas, Irjen (Purn) Ike Edwin Sebut Pendekatan Budaya Kunci Cegah Korupsi

17 Mei 2024 - 14:10 WIB

Tersandung Kasus Narkoba, Pria Asal Bungo Terpaksa Menikah di Dikantor Polisi

16 Mei 2024 - 19:02 WIB

85 Anggota PPK Pilkada Situbondo Resmi Dilantik, Ini Pesan Ketua KPU

16 Mei 2024 - 17:31 WIB

85 Anggota PPK Pilkada Brebes 2024 Dilantik

16 Mei 2024 - 17:24 WIB

Trending di Daerah