Menu

Mode Gelap

Daerah · 25 Nov 2021 21:24 WIB ·

HUT PGRI Ke-76, Bupati Ngawi Apresiasi Peran Guru di Tengah Pandemi Covid-19


					Bupati Ngawi Ony Anwar saat menghadiri tasyakuran memperingati hari ulang tahun ke-76 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2021 di gedung PGRI Ngawi pada Kamis (25/11/2021) pagi.. (foto:don) Perbesar

Bupati Ngawi Ony Anwar saat menghadiri tasyakuran memperingati hari ulang tahun ke-76 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2021 di gedung PGRI Ngawi pada Kamis (25/11/2021) pagi.. (foto:don)

Ngawi,reportasenews.com  – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, ST, MH mengapresiasi besar peran guru untuk mencerdaskan anak bangsa di tengah pandemi Covid-19. Dengan keterbatasan sarana dan prasarana, guru mampu memastikan pembelajaran jarak jauh dapat terlaksana dengan baik.

Hal itu disampaikan Ony Anwar saat menghadiri tasyakuran memperingati hari ulang tahun ke-76 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2021 di gedung PGRI Ngawi pada Kamis (25/11/2021) pagi.

Menurutnya, banyak muncul kreativitas yang ditunjukkan para guru di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya pembuatan video pelajaran bagi siswa maupun metode pembelajaran online yang tetap berjalan sukses.

“Pengabdian yang tulus dari para guru yang berjuang mencerdaskan generasi penerus bangsa di tengah pandemi Covid-19 patut kita beri apresiasi,” tegas Ony Anwar Harsono.

Meski terdapat tantangan besar dalam pelaksanaanksanaan model pembelajaran jarak jauh, Ony Anwar Harsono menilai guru mampu untuk bertransformasi dan berinovasi.

“Pengabdian tulus dari guru mampu memberikan kemajuan dan kebaikan negeri ini yang terus berjuang mencerdaskan generasi penerus bangsa,” ucapnya.

Ony Anwar Harsono menambahkan, Kedepannya sumber daya manusia terutama guru pelajaran harus terus semakin baik. Selain data pokok pendidikan dari Dinas Pendidikan harus up-to-date. Jika tidak terus dipantau dan dievaluasi, dikhawatirkan akan menimbulkan kejadian kurang akurat data.

Lebih lanjut Ony Anwar Harsono juga menyampaikan kedepannya tidak ada lagi guru yang bersifat latihan kerja atau guru honorer. Sehingga status guru di Ngawi nantinya hanya ada dua, yakni guru Aparatur Sipil Negara (ASN) dan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

“Sehingga klo masih ada guru tidak tetap atau honorer akan kita angkat menjadi guru ASN jika kebutuhan akan guru kurang,” terang Ony Anwar Harsono. (don)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Gadis Dibawah Umur Dianiaya Rekan Kerja Lantaran Tak Terima Dipanggil Babu

29 November 2021 - 23:08 WIB

Pasutri Asal Balaikarangan Jual Narkoba di Pontianak, Dibekuk Polisi

29 November 2021 - 20:56 WIB

Propam Polres Situbondo, Akan Lakukan Penyelidikan Mobil Patroli Tabrak Bocah 7 Tahun 

29 November 2021 - 16:07 WIB

Polda Banten akan Gelar Swab Test di Pos Pengamanan Nataru

29 November 2021 - 13:40 WIB

Kemenkes: Penerapan PPKM Level III untuk Lindungi Masyarakat dari Ancaman Gelombang Ketiga

29 November 2021 - 12:42 WIB

Antisipasi Varian Baru Omicron Masuk, Pemerintah Perketat Pintu Masuk Internasional

29 November 2021 - 12:25 WIB

Trending di Kesehatan