Site icon Reportase News

Ikan Paus Berukuran Besar Terdampar di Pantai Jangkar Situbondo

Seekor ikan paus berukuran besar terdampar di pantai Desa/Kecamatan Jangkar, Situbondo, ikan paus dengan panjang sekitar 25 meter dan berat sekitar 10 ton.

Situbondo,reportasenews.com – Seekor ikan paus berukuran besar, Jumat (2/3) terdampar di pantai Desa/Kecamatan Jangkar, Situbondo, ikan paus dengan panjang sekitar 25 meter dan berat sekitar 10 ton itu, terdampar dengan jarak sekitar 100 meter dari bibir pantai.

Praktis, terdamparnya seekor ikan paus berukuran raksasa  itu, langsung  mengundang perhatian warga setempat. Bahkan, hanya dalam hitungan menit, ratusan warga dari dari berbagai kecamatan di Situbondo, mereka berdatangan ke pantai Desa/Kecamatan Jangkar, Situbondo.

“Saya dan keluarga sengaja datang ke pantai Desa/Kecamatan Jangkar, hany ingin tahu secara langsung keberadaan ikan paus  raksasa yang terdampar tersebut,”kata Maryono, warga Desa Gudang, Kecamatan Asembagus, Situbondo , Jumat (2/3).

Diperoleh keterangan, pertama kali ikan paus berukuran besar  tersebut,  ditemukan dalam kondisi  terdampar sekitar 500 meter dari bibir pantai oleh  salah seorang nelayan setempat, pada saat nelayan  pulang melaut pada Kamis (1/3) malam.

Namun, karena hingga  pada Jumat pagi ikan paus tersebut masih diketahui terdampar,  puluhan nelayan setempat sempat berusaha menyelamatkan ikan paus dengan mengusir dan mendorong ke tengah laut.

“Namun, usaha kami bersama warga sia-sia karena ukurannya sangat besar. Ditarik menggunakan perahu milik warga juga tidak mampu, sehingga ikan paus berukuran besar itu  masih terdampar di pantai, “kata Marzuki, salah seorang nelayan setempat.

Kapolsek Jangkar, Situbondo Iptu Pramana mengatakan, setelah mendapat informasi  seekor  ikan paus berukuran  besar di pantai, pihaknya melakukan koordinasi dengan Satpolairud dan petugas Keamanan Laut (Kamla).” Bahkan,  kami langsung melakukan upaya penyelamatan, dengan cara menarik dan mendorong  ikan paus  raksasa tersebut  ke laut, dengan menggunakan kapal, namun hingga kini, kami masih  melakukan upaya penyelematan terhadap ikan paus  raksasa tersebut,”ujar Iptu Pramana.(fat)

 

Exit mobile version