Menu

Mode Gelap

Nasional · 12 Mei 2022 15:06 WIB ·

Implementasikan Kebijakan Presiden, Polri Pastikan Pengawasan Larangan Ekspor CPO Terus Berjalan


					Ilustrasi. Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. (foto: istimewa) Perbesar

Ilustrasi. Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. (foto: istimewa)

Jakarta, reportasenews.com – Guna mengimplementasikan kebijak Presiden terkait larangan ekspor CPO, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memastikan polri akan terus melakukan pengawasan terhadap ekspor crude palm oil (CPO) dan produk turunannya yang diterbitkan oleh Presiden Joko Widodo pada 28 April lalu.

Sigit mengatakan jajarannya terus melakukan pemantauan terahadap produsen maupun pasar guna memastikan ketersediaan stok minyak sawit nasional serta pengendalian harga minyak goreng jenis curah.

“Polri akan terus melakukan pengawasan dan pengecekan di lapangan terhadap proses realisasi produksi dan distribusi minyak goreng curah oleh perusahaan. Serta memonitor pelaksanaan kebijakan larangan ekspor sebagaimana perintah Bapak Presiden,” kata Sigit dalam keterangannya kepada wartawan, di Jakarta, Kamis, (12/05/22) dikutip Antranews.com.

Sigit  menyampaikan, sejak dua minggu dikeluarkannya kebijakan larangan ekspor CPO dan produk turunannya, berdampak terhadap harga dan stok minyak goreng dipasarkan.

Berdasarkan data dan temuan di lapangan, kata Sigit, hingga saat ini harga dan stok minyak goreng di pasaran masih berfluktuatif dan bervariasi.

Sehingga, kebijakan Presiden Joko Widodo melarang ekspor CPO dan produk turunannya itu bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

“Dengan pengawasan langsung dan terus menerus dari aparat Kepolisian di lapangan, diharapkan implementasi kebijakan Pak Presiden tersebut, bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang tinggi terhadap minyak goreng dengan harga penjualan yang diharapkan,” kata Sigit mengharapkan.

Sigit pun menegaskan kepada seluruh produsen hingga distributor minyak untuk benar-benar menerapkan kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Presiden Jokowi demi kepentingan masyarakat Indonesia.

Ia menekankan pihak kepolisian tidak akan segan melakukan tindakan tegas kepada pihak-pihak yang tidak menghormati maupun menjalankan keputusan dari Pemerintah Indonesia terkait minyak goreng.

“Polri fokus mengawasi, dan kami tidak akan ragu menindak tegas kepada seluruh pihak yang terindikasi mencoba melakukan pelanggaran kebijakan larangan ekspor minyak goreng ini. Semua ini dilakukan demi memenuhi kebutuhan dari masyarakat Indonesia,” ujar mantan Kapolda Banten itu.

Sigit mengatakan Polri sejak awal fokus melakukan pengawasan dan pemantauan terkait dengan ketersediaan serta pengendalian harga dari minyak goreng. Bersama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Polri membentuk satgas gabungan untuk melakukan pemantauan di pihak produsen, distributor tingkat I hingga IV serta tingkat pengecer selama 24 jam penuh.

Satgas gabungan tersebut ditempatkan mulai di level pusat para produsen dan di kantor pusat juga ditempatkan personel dari kepolisian dan Kemenperin.

Sigit memastikan, pengawasan dan pemantauan melekat selama 24 jam, pihak Polri telah mengerahkan personel dari Satgas Pangan tingkat pusat, daerah, hingga Bhabinkamtibmas untuk melakukan pengecekan ketersediaan dan stabilitas harga minyak goreng curah di pasaran.

“Sehingga rangkaian proses, mulai dari produsen, distributor sampai dengan pasar betul-betul bisa kami awasi dengan baik,” kata Sigit.(*)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

IPW Dorong Perseteruan Perwira Polri Dengan Mertua dan Adik Iparnya Diakhiri Secara Damai

27 Mei 2022 - 22:17 WIB

DPDR Gelar Paripurna PAW Anggota Fraksi PDIP Sisa Masa Jabatan 2019-2024

27 Mei 2022 - 19:44 WIB

IPW Minta Presiden Jokowi Perintahkan Panglima TNI Jelaskan Penghentian Kasus Korupsi Pengadaan Helikopter AW-101

27 Mei 2022 - 17:10 WIB

Pastikan Keamanan Perayaan Kenaikan Isa Al Masih, Polres Ngawi Perketat Gereja

26 Mei 2022 - 17:12 WIB

Gairahkan Otomotif Ngawi Lebih Bergengsi, Black Hoe Racing Team Hadir Ditengah Masyarakat

25 Mei 2022 - 16:24 WIB

Presiden Buka Forum Kebencanaan GPDRR di Bali

25 Mei 2022 - 14:45 WIB

Trending di Nasional