Menu

Mode Gelap

Daerah · 17 Jun 2021 19:59 WIB ·

Inilah Empat Kelompok Pelaku Pungli Pelabuhan Tanjung Priok


					Polda Metro Jaya mengungkap empat kelompok yang melakukan aksi pungutan liar dan premanisme di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. 24 orang dari kelompok ini telah ditangkap, Kamis (17/06). (tams) Perbesar

Polda Metro Jaya mengungkap empat kelompok yang melakukan aksi pungutan liar dan premanisme di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. 24 orang dari kelompok ini telah ditangkap, Kamis (17/06). (tams)

Jakarta, Reportasenews – Polda Metro Jaya mengungkap empat kelompok yang melakukan aksi pungutan liar dan premanisme di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. 24 orang dari kelompok ini telah ditangkap.

Modus operandinya, para pelaku mengaku sebagai personel jasa pengamanan dan pengawalan, ketika beraksi. Mereka kerap mengutip dari sopir kendaraan barang.

Diketahui, dari empat kelompok tersebut, 24 pelaku diamankan Polda Metro Jaya.

“Kelompok ini menarik uang rutin sebanyak Rp9 juta dari 12 perusahaan, dengan total armada 134 unit,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran di Polda Metro Jaya, Kamis (17/6/2021).

Dari empat kelompok tersebut, disita sejumlah uang yang jika ditotal mendekati angka Rp300 juta.

  1. Kelompok Bad Boy

Fadil mengatakan organisasi ini memiliki struktur mulai dari pemimpin hingga koordinator preman yang dijuluki sebagai asmoro.

“Kelompok ini berhasil menarik uang rutin sebanyak Rp9.1 juta dari 12 perusahaan, dengan total armada 134 unit,” kata Fadil di Mapolda Metro Jaya, Kamis (17/6/2021).

Fadil mengatakan, timnya berhasil menangkap empat tersangka dari kelompok Bad Boy.

“Berhasil disita handphone, buku pemasukan dan pengeluaran, stiker bad boy, pos pantau stempel, kemudian surat pernyataan untuk bersedia membayar, kuitansi pembayaran, bukti transfer, dan fotokopi akte pendirian perusahaan jasa keamanan,” katanya.

2. Haluan Jaya Prakasa

Untuk kelompok ini, Fadil mengatakan telah ditangkap 6 orang yang terdiri dari pimpinan sampai ke bajing loncat yang beraksi di lapangan.

Uang yang disita pun jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah “Dari mereka, disita uang Rp177.349.500,” katanya.

Fadil telah memerintahkan penyidik untuk melakukan analisis transaksi keuangan dalam beberapa tahun belakangan.

“Untuk mengetahui sudah berapa besar uang pungli yg sudah dinikmati kelompok ini. Barang bukti lain hampir sama dengan Bad Boy,” katanya.

3. Sapta Jaya Abadi.

Kelompok ketiga ini, dikatakan Fadil menarik uang dari 141 perusahaan. Polisi berhasil menangkap 3 orang yang berposisi sebagai pimpinan, kordinator lapangan, hingga bagian administrasi.

“Kelompok ini setiap bulannya mengutip uang dari 23 perusahaan angkutan yang memiliki armada 529 unit, total uang Rp24,65 juta. Barbuk lain sama, ada stiker, bukti setor, stempel, pakaian, seragam, dan sebagainya,” ujarnya.

4. Tanjung Raya Kemilau

Kelompok ini jadi kelompok yang diringkus anggota-anggotanya paling banyak dari tiga kelompok yang sudah disebutkan.

“10 pelaku atau tersangka (diamankan).  Kelompok jni mengorganisir 30 perusahaan angkutan truk kontainer, sebanyak 809 unit truk,” katanya.

“(Uang disita) Rp82.560.00, barbuk lain sama (dengan tiga kelompok lainnya),” pungkasnya. (tams)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Judul: Berperilaku baik, AN salahsatu WBP langsung Bebas setelah Mendapat Remisi Hari Merdeka

17 Agustus 2022 - 16:56 WIB

1.052 WBP Lapas Kelas II A Pontianak dapat Remisi di HUT ke 77 Kemerdekaan RI

17 Agustus 2022 - 11:20 WIB

Upacara HUT ke-77 Kemerdekaan RI di Kantor Gubernur Kalbar berlangsung Khidmat

17 Agustus 2022 - 10:39 WIB

Satresnarkoba Polres Ngawi Ringkus Delapan Pengedar Narkoba

17 Agustus 2022 - 09:24 WIB

Gara-gara Kartu PKH, Suami di Belu-NTT Tega Aniaya Istri Hingga Usus Terburai

16 Agustus 2022 - 21:40 WIB

Rayakan HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Pemprov Kalbar Bagikan  Bendera dan Tanam 77 Jenis Pohon Hutan

16 Agustus 2022 - 18:49 WIB

Trending di Daerah