Site icon Reportase News

Inilah Fakta-fakta kebakaran pulau Cantik Gili Lawa Darat

kondisi terakhir Gili Lawa Darat yang terbakar di dalam kawasan Taman Nasional Komodo. (foto:ist)

Labuan Bajo, reportasenews.com –   Pulau yang menjadi destinasi wisata internasional yang masuk dalam Taman Nasional Komodo, Gili Lawa, terbakar. Pulau cantik ini kini tampak menghitam akibat vegetasi hutannya terbakar. Kebakaran di hutan Gililawa Taman Nasional Komodo ini terjadi pada Rabu (1/8) pukul 19.15 WITA.

Peristiwa kebakaran ini diterima pertama kali dari laporan Lukas, seorang guide wisata.

Selanjutnya, petugas Taman Nasional Komodo segera merespon laporan tersebut dengan meluncurkan petugas dari Resort  Loh Sebita dan Resort Padar untuk melakukan pemadaman.

Pada pukul 10.00 WITA,  sebanyak 30 orang dari tim pemadam kebakaran Taman Nasional Komodo  meluncur dari Labuan Bajo ke lokasi.

Selanjutnya, pemberi informasi (guide) diminta untuk mendata pengunjung yang terakhir turun dari bukit (TKP) dan menahan mereka,” kata Dir PPH – Ditjen Gakkum Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ir. Sustyo Iriono kepada reportasenews.com.

Sustyo mengatakan pada pukul 00.00 WITA, tim pemadaman tiba di lokasi kebakaran, dan langsung  melakukan upaya pemadaman api, sedangkan 4 orang melakukan pemeriksaan terhadap  awak kapal dan guide yang diduga sebagai penyebab terjadinya kebakaran.

“Dari hasil pemeriksaan sementara diduga bahwa penumpang kapal Indonesia Juara sebagai pelaku terjadinya kebakaran,” bebernya.

Petugas telah  menyita kartu identitas guide,  dan nakhoda kapal serta dokumen-dokumen kapal, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sekitar pukul 03.15 WITA,  api dinyatakan padam. Sementara  luas kebakaran belum bisa dipastikan, dengan dominasi rumput savana. Namun pada Pukul 07.00 WIT,  tim pemadaman kembali ke Labuan Bajo.

“Saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh Polres Mabar bersama PPNS Gakkum KLHK,” ujarnya.

Gili lawa Darat adalah salahsatu pulau yang terdapat di dalam kawasan Taman Nasional Komodo, dan tidak dihuni manusia maupun satwa prioritas konservasi  yakni Biawak Komodo (Varanus komodoensis) serta kaktua kecil Jambul Kuning (Cacatua sulphurea occidentalis).

Pulau Gili Lawa yang didominasi oleh savanna ini merupakan salahsatu spot wisata yang sering dikunjungi wisatawan untuk menikmati panorama alam.

Kebakaran yang terjadi disebabkan kondisi angin kencang, tofografi yang curam serta vegetasi savanna yang kering. Ini menyebabkan api mudah menjalar dan baru bisa dipadamkan oleh petugas Balai Taman Nasional Komodo pada  pukul 03.10 WITA pada 02 Agustus 2018.

Saat ini masih dilakukan monitoring paska kebakaran sedang dilakukan oleh Balai Taman Nasional Komodo untuk memperoleh informasi secara mendetail mengenai dampak yang ditimbulkan  terhadap ekosistem.

Sehubungan dengan proses penyelidikan, saat ini Gili Lawa darat di tutup sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan.

Sementara diminta kepada seluruh pengunjung dihimbau untuk mengikuti semua peraturan dan etika berwisata di Taman Nasional Komodo termasuk tidak merokok atau menyalakan api di dalam kawasan Taman Nasional Komodo. (das)

Exit mobile version