Menu

Mode Gelap

Daerah · 18 Jun 2020 16:19 WIB ·

Inisiasi Kampung Tangguh Jatim Jadi Percontohan Nasional


					Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meresmikan sebanyak 30 Kampung Tangguh di Kota Probolinggo, Rabu (17/6/2020). (Ist) Perbesar

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meresmikan sebanyak 30 Kampung Tangguh di Kota Probolinggo, Rabu (17/6/2020). (Ist)

Probolinggo, reportasenews.com – Inisiasi Kampung Tangguh di Jawa Timur terus bertambah. Gerakan penanggulangan COVID-19 berbasis masyarakat dengan ampuan TNI-Polri Jatim ini terbukti mampu membantu dalam upaya memutus mata rantai penularan COVID-19.

Bahkan, model dan prinsip-prinsip yang ada di kampung tangguh Jawa Timur kini sudah direplikasi oleh provinsi lain secara nasional, meski menggunakan nama lain yang berbeda-beda.

Rabu (17/6/2020) kemarin, Gubernur Khofifah Indar Parawansa meresmikan sebanyak 30 Kampung Tangguh di Kota Probolinggo. Dua Kampung Tangguh di antaranya bahkan ditinjau langsung oleh Gubernur Khofifah bersama Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin.

Kampung yang ditinjau langsung tersebut adalah Kampung Tangguh Semeru Kampung Benteng RW 2, Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan, dan Kampung Tangguh Kelurahan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Partisipasi masyarakat di dua kelurahan tersebut begitu besar dalam menggerakkan sesama warga untuk penanggulangan COVID-19. Di Kampung Benteng Mayangan, misalnya, ada ibu-ibu tangguh yang melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan dengan cara yang humanis.

Juga masyarakat di sana bersatu-padu membangun kemandirian ekonomi dan pangan. Terdapat lumbung pangan dengan menyediakan sembako murah, dan juga pemberdayaan UKM membuat masker dan faceshield.

“Hari ini kita berada di Kampung Tangguh Kota Probolinggo. Inovasinya kaya sekali. Tidak hanya menyiapkan pendisiplinan masyarakat, tapi juga disiapkan pula UKM untuk layanan ekonomi yang menyertakan seluruh energi yang dipunyai,” kata Khofifah.

Seperti mendorong bordir khas Probolinggo hingga menciptakan lagu-lagu jinggle pemersatu warga kampung dalam melawan kondisi pandemi COVID-19.

Dia optimistis Kampung Tangguh di Kota Probolinggo ini bisa berkelanjutan. Tak hanya dalam pandemi COVID-19 dan penyiapan new normal life, tapi ketangguhan warga juga akan dilanjutkan setelah pandemi berakhir dengan modal solidaritas dan kohesivitas sosial yang sudah terbangun dari lini paling bawah.

“Dalam rakor bersama BPKP tiga hari lalu yang dibuka oleh Presiden, Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri menyampaikan salah satu yang dijadikan role model untuk bisa membangun ketangguhan masyarakat adalah kampung tangguh dari Jatim,” tegas Khofifah.

Saat ini banyak provinsi lain yang menggunakan terminologi yang bermacam-macam. Namun, Gubernur Khofifah mengatakan prinsip-prinsip Kampung Tangguh Jatim sudah dijadikan role model secara nasional.

Dengan peresmian 30 Kampung Tangguh di Kota Probolinggo, Gubernur Khofifah juga optimistis Kota Probolinggo yang saat ini masuk kategori zona oranye, bisa segera menjadi zona kuning, bahkan zona hijau pertama di Jawa Timur.

“Kalau kampung tangguhnya keren-keren, relawannya semangat, maka dimungkinkan Kota Probolinggo bisa menjadi zona hijau pertama di Jatim,” ungkap Khofifah saat memberikan arahan pada launching Kampung Tangguh. (RLS/SIR)

Komentar

Baca Lainnya

Ribuan Emak-emak Besuki, Ikut Jalan Bersama “Mas Rio” Berhadiah Umrah

23 Juni 2024 - 16:24 WIB

Ditinggal ke Pasar, Rumah Nenek Pedagang Jihu dan 2 Kerabatnya Hangus Terbakar

23 Juni 2024 - 16:19 WIB

LBH Mitra Santri, Gugat Bupati Karna Suswandi ke PN Situbondo

22 Juni 2024 - 20:25 WIB

Viral di Medsos, Siswa SDN 1 Cottok Juara 1 Kid Atletik O2N Situbondo Gagal ke Provinsi

22 Juni 2024 - 18:51 WIB

Dinilai Tuntutannya Rendah, Kuasa Hukum Korban Ancam Laporkan JPU ke Jamwas

21 Juni 2024 - 18:53 WIB

Satu Jamaah Haji Asal Batanghari Meninggal di Mekkah

21 Juni 2024 - 18:46 WIB

Trending di Daerah