Search

Anji Ditangkap, INW Ingatkan Polisi Jangan Mudah Berikan Status Rehab

Budi Hariyanto Tanjung, Direktur Indonesia Narcotic Watch (INW).

Jakarta, Reportasenews – Indonesia Narcotic Watch (INW) mengapresiasi komitmen Polri dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan artis atau publik figur.

Namun disisi lain, INW meminta agar pihak kepolisian jangan terlalu mudah atau terlalu cepat memberikan status rehabilitasi terhadap para tersangka narkoba.

Direktur INW, Budi Hariyanto Tanjung mengungkapkan banyak artis yang bersatus tersangka berakhir di Panti Rehabilitasi.

“Polisi jangan terlalu gampang memberikan status rehabilitasi kepada artis atau siapapun yang telah berstatus tersangka. Ini adalah salah satu faktor yang membuat para pengguna narkona tidak jera karena mereka menganggap status rehabilitasi itu masih bisa dikompromikan dengan para oknum. Kalaupun harus direhabilitasi, parameternya harus jelas dan hasil asesmennya harus transparan,” jelas Budi Tanjung.

Dalam hal memberikan status rehabilitasi di rumah-rumah rehabilitasi, INW mensinyalir ada permainan kongkali ong antara oknum polisi dengan pihak panti rehabilitasi narkoba.

“Saya pernah mendapat laporan dari warga masyarakat yang mengaku dirinya diperas oleh oknum sebuah pengelola panti rehabilitasi di Bogor yang kami duga kuat bekerjasama dengan oknum aparat keamanan. Si korban yang saat itu diserahkan polisi ke panti rehabilitasi diminta uang ratusan juta rupiah dan sebidang tanah agar ia bisa dibebaskan”, ujarnya.

Kabar ditangkapnya Anji, seorang musisi karena dugaan menggunakan ganja di sebuah rumah di kawasan Cibubur, Jakarta Timur pada Jumat (11/6/2021) akhirnya terjawab.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo membenarkan jika musisi  berinisial EAP alias AN yang ditangkap adalah Erdian Aji Prihartanto alias Anji.

“Benar, kami baru saja menangkap musisi ternama berinisial AN,” kata Ady dalam keterangannya, Minggu (13/6/2021).

Tertangkapnya penyanyi Anji merupakan bukti nyata bahwa peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan artis masih sangat marak. Ibarat teori gunung es, penangkapan Anji ini hanya yang tampak di permukaan saja. Sedangkan yang di bawah permukaan masih sangat banyak artis-artis lain yang akrab dengan narkoba.

INW mendesak agar polisi mengusut tuntas hingga ke bandar ganja yang menjualnya kepada Anji.

“Saya yakin ada sindikat besar pemasok narkoba kepada kalangan artis. Para bandar menganggap kalangan artis adalah pasar yang sangat potensial dalam berbisnis narkoba,” lanjut Budi Tanjung

Bersdasarkan informasi yang INW peroleh, masih sangat banyak artis atau publik figur yang menggunakan barang haram tersebut. Bahkan sejumlah nama artis papan atas saat ini sedang dalam pantauan oleh aparat.

INW mendesak pihak kepolisian harus lebih meningkatkan keseriusannya dalam memberantas peredaranan dan penyalahgunaan narkoba.

“Jangan lagi ada polisi yang berani bermain-main dalam menangani kasus narkoba. Jika masih ada polisi yang berani menyalahgunakan jabatannya, berarti polisi tersebut sudah siap menerima sangsi apapun atas sumpah jabatan yang dilanggarnya,” pungkasnya. (RN)




Loading Facebook Comments ...