Menu

Mode Gelap

Daerah · 1 Nov 2020 14:14 WIB ·

Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta Pimpin Apel Kesiapan Simulasi Protokol Keamanan di Labuan Bajo


					Dari kiri: Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, AKBP Bambang Hari Wibowo, dan Kombes Pol. Grendie Teguh Pidegso. (Ist) Perbesar

Dari kiri: Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, AKBP Bambang Hari Wibowo, dan Kombes Pol. Grendie Teguh Pidegso. (Ist)

Labuan Bajo, reportasenews.com – Polres Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar apel pasukan kesiapan pelaksanaan simulasi protokol keamanan dan kesehatan di Labuan Bajo. Apel ini digelar di halaman Mapolres Manggarai Barat, Sabtu (31/10/2020).

Apel tersebut dipimpin Staf Khusus Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bidang Keamanan, Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta dan dihadiri Direktur Pam Obvit Polda NTT Kombes Pol. Grendie Teguh Pidegso, Wadansat Brimobda Metro Jaya AKBP Bhakti Suhendarwan, Kapolres Manggarai Barat AKBP Bambang Hari Wibowo, Danki Brimob Subden 4 Den B Pelopor Labuan Bajo Ray Raymundo De Jesus, para pejabat utama Polres Mabar serta seluruh personil Polres Mabar dan Brimob Subden 4 Den B Pelopor Labuan Bajo.

Kegiatan simulasi tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan personel gabungan dari berbagai instansi terkait pelaksanaan SOP protokol pengamanan dan penyelamatan di Destinasti Wisata Super Premium Labuan Bajo. Juga untuk meningkatkan kemampuan personel terkait kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah pelaksanaan KTT G-20 dan KTT ASEAN Summit di Labuan Bajo pada 2023 mendatang.

“Rencananya simulasi ini akan dihadiri dan disaksikan langsung oleh Bapak Presiden Jokowi, Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan, Menparekraf Wishnutama Kusubandio, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Kabaharkam Polri Komjen Pol. Agus Andrianto, Kapolda NTT Irjen Pol. Lotharia Latif, dan pemimpin instansi vertikal, baik tingkat nasional maupun tingkat provinsi,” kata Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta dalam arahannya.

Dia juga mengatakan Labuan Bajo sudah ditetapkan sebagai daerah kawasan wisata super premium. Rencananya, kata dia, kegiatan KTT G-20 dan KTT ASEAN Summit akan diadakan di Labuan Bajo pada tahun 2023.

“Diharapkan partisipasi rekan-rekan untuk mendukung kelancaran pelaksanaaan kegiatan KTT G-20 dan KTT ASEAN Summit ini, karena membawa nama Indonesia di seluruh dunia. Sebelum pelaksanaan kegiatan tersebut, kita akan laksanakan simulasi gabungan protokol pengamanan dan penyelamatan pada 12 November 2020,” ungkapnya.

Ada tiga skenario yang akan disimulasikan, yaitu skenario kecelakaan, skenario kapal tenggelam, dan skenario gempa bumi yang berpotensi tsunami. Pelaksanaan simulasi ini mengedepankan ketentuan yang diatur dalam UU No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana dan UU No. 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan.

“Nanti dalam pelaksanaannya akan disiapkan video yang akan dipublikasikan untuk menunjukkan ke seluruh dunia bahwa Labuan Bajo siap menjadi tuan rumah kegiatan KTT G-20 dan KTT ASEAN Summit pada tahun 2023.  Untuk itu, saya meminta bantuan rekan-rekan semua untuk melaksanakan dan mendukung tugas ini dengan sebaik-baiknya serta seikhlas–ikhlasnya,” pinta Irjen. Pol. Adi Deriyan Jayamarta.

Dalam kegiatan tersebut, Wadansat Brimobda Metro Jaya AKBP Bhakti Suhendarwan bertindak sebagai koordinator perancang tim lapangan simulasi  protokol keamanan dan kesehatan di Labuan Bajo.

AKBP Bhakti Suhendarwan meminta personil yang sudah ditunjuk agar menyiapkan diri dan melaksanakan tugas ini sebaik–baiknya. Sebab, pelaksanaan simulasi protokol keamanan dan kesehatan di Labuan bajo tersebut juga menunjukkan pada dunia bahwa Labuan Bajo siap memberikan jaminan keamanan dan kesehatan kepada para wisatawan yang berkunjung ke objek wisata super premium Labuan Bajo .

“Personil yang sudah ditunjuk agar menempati pos-pos yang sudah ditunjuk pada hari pelaksanaan simulasi, 12 November 2020 nanti. Untuk personil yang menempati pos di Pulau Komodo agar diutamakan yang bisa berbahasa Inggris,” ujarnya.

Sementara Kapolres Manggarai Barat AKBP Bambang Hari Wibowo mengatakan Polres Manggarai Barat beserta jajaran siap mendukung pelaksanaan kegiatan simulasi protokol keamanan dan kesehatan di Labuan Bajo. Juga siap mengamankan kegiatan KTT G-20 dan KTT ASEAN Summit pada 2023.

“Terkait kesiapan, kami tentunya akan mendukung dan siap mengamankan. Namun, kami juga perlu diperkuat dari berbagai sektor guna mewujudkan keamanan yang sesuai dengan standar sebuah kawasan pariwisata super premium,” katanya.

Bambang menilai perlu adanya penambahan personel polisi untuk meningkatkan kemampuan pelayanan kepada masyarakat dan menunjang berbagai kegiatan bertaraf nasional dan internasional yang diadakan di Labuan Bajo.

“Personel yang dibutuhkan seperti polisi pariwisata (Satpam Obvit), Satpolair, penambahan jumlah personil Brimob, pemindahan lokasi Polsek Komodo yang lebih strategis dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Hal lain yang tak kalah penting, menurut Bambang, tersedianya fasilitas penunjang operasional, baik kendaraan maupun fasilitas gedung serta alat khusus lainnya yang disesuaikan dengan pelayanan di kawasan pariwisata super premium. (Tjg)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Polresta Pontianak Gelar Apel Kekuatan Personil Hadapi Ancaman dan Gangguan Kamtibmas

22 Oktober 2021 - 18:38 WIB

Persatuan Orang Melayu Siap Bersinergi dengan Kodam XII Tanjungpura

22 Oktober 2021 - 15:39 WIB

Kapolres Kubu Raya AKBP Jerrold Pimpin Sertijab Kasat dan Kapolsek di Polres Kubu Raya

22 Oktober 2021 - 15:34 WIB

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata Beri Arahan Kepala Daerah dan Penegak Hukum di Kalbar

22 Oktober 2021 - 14:05 WIB

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Penggerebekan Kantor Pinjol di Pontianak

22 Oktober 2021 - 09:48 WIB

Dua Kapal Motor Air Nelayan di Sukabangun Ketapang Terbakar

22 Oktober 2021 - 05:16 WIB

Trending di Daerah