Menu

Mode Gelap

Nasional · 24 Des 2018 21:55 WIB ·

Jumlah Korban Tsunami Selat Sunda Terus Meningkat


					Salah satu daerah di Pesisir pantai Banten yang mengalami kerusakan akibat diterjang tsunami Selat Sunda. (foto:Istimewa) Perbesar

Salah satu daerah di Pesisir pantai Banten yang mengalami kerusakan akibat diterjang tsunami Selat Sunda. (foto:Istimewa)

Jakarta, reportasenews.com  – Jumlah korban meninggal, luka-luka dan  hilang pasca tsunami di Selat Sunda hingga hari kedua, Senin (24/12) terus bertambah. Data sementara yang dikeluarkan BNPB hingga sore hari mencatat sebanyak 373 orang meninggal, 1.459 orang mengalami luka-luka, 128 orang dinyatakan hilang serta 5.665 orang mengungsi ke tampat yang lebih aman.

Sementara kerusakan bangunan akibat bencana ini tercatat sebanyak 681 unit rumah serta 69 hotel dan villa mengalami rusak.  Selain itu gelombang tsunami juga telah merusak sebanyak 420 unit perahu dan kapal, serta puluhan unit kendaraan.

Daerah yang paling terdampak tsunami di wilayah pesisir banten meilputi Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang. Sementara didaerah pesisir pantai selatan lampung daerah yang paling terdampak yaitu  meliputi Kabupaten Lampung Selatan, Tanggamus, dan Pesawaran.

Kepala BNPB Paul Sutopo mengatakan dari sebanyak 11.453 orang pengungsi, saat ini telah berkurang menjadi 5.361 orang. Sebagian pengungsi karena mereka kembali ke rumahnya. Peningkatan jumlah pengungsi akibat adanya isu tsunami susulan. (*)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Mantan Kabid Prasarana Distan Kabulaten Merangin Jadi Tersangka Korupsi Bansos

19 Juli 2024 - 16:08 WIB

Tiga Desa di Tanjab Barat Jadi Percontohan Desa Anti Korupsi

19 Juli 2024 - 15:43 WIB

Buntut Ikut Temui Presiden Israel, Bupati Kudus Pecat Staf Khususnya

18 Juli 2024 - 14:28 WIB

Polres Sarolangun Musnahkan 2 Kilogram Narkotika Jenis Sabu

18 Juli 2024 - 14:04 WIB

4 ASN Terafiliasi Jaringan Teroris, Kesbangpol Tanjabbar Minta Masyarakat Segera Lapor Bila Temukan Aliran Tak Wajar

18 Juli 2024 - 13:45 WIB

Mesin Perahun Mati, Nelayan Situbondo Terombang-ambing di Perairan Madura

18 Juli 2024 - 11:44 WIB

Trending di Daerah