Search

Jumlah Pasien Terus Menurun, Tower 4 RSDC Wisma Atlet Dikosongkan

Tingkat hunian RSDC Wisma Atlet Kemayoran terus menurun. (Foto. Elias Widhi)

Jakarta, Reportasenews – Setelah sempat melonjak jumlah pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet pasca libur lebaran, hingga hari ini jumlah pasien terus menurun. Upaya keras semua pihak untuk menurunkan jumlah kasus Covid-19 membuahkan hasil. Jumlah pasien per hari ini, senin (02/8/2021) berjumlah 2.474 orang.

Mayjen TNI Tugas Ratmono, Koordinator RSDC Wisma Atlet Kemayoran menyatakan dengan jumlah pasien sebanyak itu, angka hunian sebesar 31,34 persen.

“Kami bersyukur jumlah pasien turun, semoga terus turun. Peningkatan kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan pada akhirnya akan mengurangi jumlah kasus dan pasien di tempat perawaran termasuk di sini,” kata Mayjen Tugas Ratmono saat dimintai tanggapan wartawan, Senin, 2 Agustus 2021.

Distribusi pasien di tower 5 sebanyak 764 orang, tower 6 sejumlah 812 pasien, dan tower 7 diisi 1.608 pasien. “Sedangkan tower 4 dikosongkan,” kata Mayjen Tugas Ratmono.

Sejak didirikan pada 23 Maret 2021, jumlah pasien tertinggi harian terjadi pada 29 Juni 2021 sebanyak 7.216 pasien. Hingga saat ini, kumulatif pasien tercatat 96.001 orang dan kumulatif pasien pulang 92.129 orang.

“Tingkat kesembuhan 96,23 persen,” cetusnya.

Dokter militer asal Kebumen Jawa Tengah tersebut mengharapkan semua lapisan masyarakat tidak lengah dengan menurunnya data pasien. Kelengahan bisa membuat kasus Covid-19 meningkat.

“Kita benar-benar harus disiplin mengenakan masker. Ini cara terbaik mencegah Covid-19,” tegasnya.

Jenderal TNI bintang dua tersebut menyatakan dengan disiplin protokol kesehatan dan meningkatnya angka vaksinasi, jumlah kasus dan pasien Covid-19 bisa ditekan. “Syaratnya jangan sampai lengah, kebiasaan baru kita sekarang pakai masker, cuci tangan dengan sabun dan menghindari kerumunan,” katanya mengingatkan.

Meskipun jumlah pasien turun, Mayjen Tugas Ratmono menandaskan kapasitas RSDC Wisma Atlet Kemayoran tetap disiagakan di angka 7.884 bed. Berkaca dari kejadian sebelumnya, tempat perawatan harus selalu siaga untuk merawat pasien.

“Harapan kita angka hunian terus turun. Kondisi ini akan tercapai jika semua orang disiplin protokol kesehatan. Kita memang harus kompak untuk melawan Covid-19,” seru Mayjen Tugas.(MM)




Loading Facebook Comments ...