Menu

Mode Gelap

Hukum · 28 Okt 2016 21:18 WIB ·

Juru Masak Taat Pribadi Meninggal Tak Wajar


					JH saat melapor ke polisi atas kematian suaminya di padepokan Taat Pribadi Perbesar

JH saat melapor ke polisi atas kematian suaminya di padepokan Taat Pribadi

PROBOLINGGO, REPORTASE – JH (60) warga dari Kabupaten B di Jawa Timur, bekas juru masak di padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, mengadu ke Mapolres Probolinggo, setelah suaminya meninggal di tenda padepokan pada 13 September  2016, tepatnya seminggu sebelum penangkapan Taat Pribadi.

JH bersama keluarganya langsung menemui Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin di kantor Mapolres Probolinggo, Jumat (28/10).

JH menceritakan kronologis kematian Suminya yakni IS (65). Sejak dirinya bergabung mulai tahun  2012 silam, JH diperintah menjadi juru masak padepokan oleh Taat Pribadi, dengan atatus sebagai pengikut juga, dan selama ia menjadi pengkut dan menjadi juru masak, JH telah mengeluarkan uang mahar sebanyak Rp 1,5 juta ke Taat Pribadi.

Soal kematian suaminya berinisial IS di tenda padepokan kata JH, bahwa suaminya meninggal tak wajar, lantaran kukunya hitam dan tanda-tanda keanehan lainnya yang tampak di tubuh suaminya.

“Saat saya bangunkan, dia tak bangun. Saat tangan saya diletakkan di atas hidungnya, sudah tak bernafas. Saya kaget dan langsung berteriak minta tolong. Lalu para santri datang,”sambung JH.

Karena meninggal, jenazah IS dibawa ke rumah duka dan dimakamkan di sana. Atas saran keluarga dan kerabat, JH akhirnya mengadukan ke polisi.

Sementara Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin, mengatakan bahwa pihak kepolisian akan menyelidiki kasus ini, karena selama ini polisi tengah menyelidiki penyebab kematian para pengikut padepokan, serta menyelidiki makam para pengikut.

“Sementara yang diketahui saat ini terdapat 5 pengikut yang meninggal di padepokan termasuk yang baru melapor ini. 5 pengikut meninggal tersebut 2 perempuan dan 3 laki-laki. Kami selidiki dan menunggu bukti materil,”tegas Kapolres Arman. (DK)

 

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Tertimpa Pohon Tumbang, 2 Rumah Kakak Beradik di Situbondo Rusak Berat

14 Juli 2024 - 21:18 WIB

DuaGudang Terbakar di Situbondo, Kerugian Materi Mencapai 45 juta

14 Juli 2024 - 21:14 WIB

Ae Mutu Air Tiga Rasa, Nikmati Keindahan Alam dan Budaya di Gunung Kelimutu

14 Juli 2024 - 21:08 WIB

Masa Jabatan Kades Jadi 8 Tahun, Apdesi Situbondo Gelar Syukuran

13 Juli 2024 - 16:23 WIB

Keroyok Seorang Perempuan, Bapak dan Anak di Situbondo Dipolisikan

12 Juli 2024 - 22:10 WIB

Bawa Sajam Saat Konvoi, Puluhan Anggota PSHT Diamankan

12 Juli 2024 - 17:16 WIB

Trending di Daerah