Site icon Reportase News

Kabag Humas Sutrisno : Bupati Gresik Sambari Tebar Virus di Sidayu

Bupati Gresik Sambari HR saat menghadiri Penilaian Lomba Sekolah Sehat di Sidayu. (dik)

Gresik, reportasenews.com – Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Pemkab Gresik yang baru, Sutrisno dengan lantang mengatakan jika Bupati Gresik Sambari Halim Radianto telah menebar Virus saat menghadiri kegiatan penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Nasional di Taman Kanak-kanak Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) 9 Sidayu Gresik, Jawa Timur, Jumat (27/07/2018).

Virus yang dimaksud menurut mantan Camat Menganti dan Kebomas ini adalah virus yang menularkan prestasi seperti yang telah diraih TK ABA 9 Sidayu. “Semoga dengan terpilihnya TK ABA 9 sebagai juara akan memberikan motivasi kepada yang lain, sehingga program UKS dan Sekolah Sehat di Kabupaten Gresik bisa berkelanjutan,” tandasnya penuh semangat.

Lebih lanjut Sutrisno mengatakan, kehadiran rombongan Bupati Sambari ke Sidayu dalam rangka turut menyambut Tim penilai Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Nasional saat menilai TK ABA 9 Sidayu Gresik, Jawa Timur.

Selain Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dan Ketua TP PKK Kabupaten Gresik Maria Ulfa Sambari, tampak juga seluruh pejabat, tokoh masyarakat dan komponen masyarakat setempat ikut memberikan sambutan yang luar biasa meriah.

Sejak masuk dari areal lingkungan sekolah, barisan anak sekolah mulai dari TK sampai SMA telah berjajar rapi. Sebelum memasuki gerbang sekolah, terdengar suara cadel Kayla Dheanova Azka Masyunah siswa kelas B TK tersebut memberi sambutan selamat datang dengan yel-yel. Tak lama kemudian Kayla mengajak anggota rombongan tim penilai serta undangan yang lain mengajak senam UKS.

Kemudian Bupati Sambari dan Ketua TP PKK Kabupaten Gresik Hj. Maria Ulfa Sambari menyambut dengan mengantar masuk rombongan Tim juri LSS ke tempat penilaian.

Diakui oleh Ketua Tim Penilai, Mohammad Adil bahwa dari seluruh yang dinilai semuanya baik. Dia juga menyatakan bahwa yel PKK ya UKS, UKS ya PKK hanya satu-satunya di Indonesia.

 “Kalau dikatakan sempurna, tidak ada didunia ini yang sempurna. Namun dari hasil penilaian tersebut, kami beserta rombongan sebanyak delapan orang tidak menemukan kekurangan” katanya.

Bahkan adil meminta kepada seluruh elemen yang ada di Sidayu, apabila ada orang atau kelompaok masyarakat dari luar Jawa Timur yang ingin menimba ilmu ke Sidayu Gresik untuk belajar UKS dan Sekolah Sehat agar diterima dengan baik.

Adil juga menambahkan bahwa penilaian lomba sekolah sehat dan UKS ini adalah hal kecil tapi untuk mendongkrak yang besar.

” Dari hal kecil ini, yaitu memulai dengan mendidik anak-anak sejak dini untuk kebaikan generasi yang akan datang. Siapapun pasti butuh generasi yang soleh, cerdas, sehat dan berkarakter,” pungkas Adil. (dik)

Exit mobile version