Menu

Mode Gelap

Daerah · 20 Jul 2018 11:35 WIB ·

Kajari Depok : Mobil Mewah Sudah Dipinjam Pakai Sebelum Inkracht


					Barang bukti mobil mewah Firts Travel  yang di sita Kejaksaan Negeri Depok. (foto: ltf) Perbesar

Barang bukti mobil mewah Firts Travel yang di sita Kejaksaan Negeri Depok. (foto: ltf)

Depok, reportasenews.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok akhirnya buka suara mengenai raibnya sejumlah mobil mewah yang masuk dalam barang bukti perkara penipuan umrah murah First Travel. Raibnya barang bukti itu dikarenakan pinjam pakai ke salah satu vendor rekanan travel First Travel.
Kepala Kejari Depok, Sufari mengungkapkan, pinjam pakai kendaraan itu telah diberikan sejak proses pelimpahan berkas perkara beserta barang bukti (P21) dari Mabes Polri ke Kejari Depok terhadap salah satu vendor. Alasannya, pinjam pakai itu dilatarbelakangi barang bukti tersebut di sita dari korban bukannya tiga terdakwa. Ditambah, aturan pinjam pakai tersebut diatur dalam kitab undang-undang hukum acara pidana (KUHAP).
“Vendor tersebut memiliki hak terkait kendaraan mewah itu. Bukan hilang seperti yang diberitakan. Itu kami berikan pada tahap dua (P21),” ucap Sufari kepada wartawan di kantornya, Kamis (19/7/2018).
Dijelaskannya, pinjam pakai mobil mewah itu diberikan ke vendor tersebut lantaran dalam amar putusan PN Depok tidak di sita untuk negara. Maka dari itu, pihaknya tidak menyalahi aturan dalam pinjam pakai.
“Barang bukti itu bukan di sita dari tiga terdakwa, jadinya dapat dipinjam pakai ke pemilik sahnya. Itu yang harus dipahami mas, karena haknya ditunjukkan ke vendor,” katanya.
Saat ditanya mengenai barang bukti yang dipinjam pakai belum inkracht, Sufari tidak berkilah. Oleh sebab itu, pihaknya tidak melanggar langkah pinjam pakai yang diberikan ke vendor. Karena upaya banding perihal perkara itu sedang dilakukan.
“Kan belum inkracht dan masih menempuh upaya hukum banding. Kenapa harus dipermasalahkan. Saya jamin mobil itu tidak hilang, karena sifatnya pinjam pakai,” ungkapnya.
Perihal pinjam pakai barang bukti First Travel sebelum adanya putusan berkekuatan hukum tetap, pria berkumis itu enggan berkomentar. Namun dirinya bakal menjawab apabila para korban First Travel mendatangi kantornya.
Terkait pelanggaran pinjam pakai barbuk Firts Travel sebelum adanya putusan tetap PN Depok, Sufari tak mau mengomentari hal tersebut. Kata dia, pihaknya siap menjawab pinjam pakai kendaraan itu ke para korban Firts Travel yang datang.
“Yang pasti sama salah satu vendor ya mas, saya tak mau menyebutkan ke siapa. Barang bukti itu sudah diperbaiki oleh pemiliknya sebelum pinjam pakai,” katanya. (jan/ltf)
Komentar
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Bawa Kabur Gadis Dibawah Umur, Pria 36 Tahun Ditangkap

27 Januari 2022 - 21:52 WIB

Selidiki Temuan Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat, Polda Sumut Bentuk Tim Gabungan

27 Januari 2022 - 19:08 WIB

Kajati Banten Geledah Kantor Ditjen Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, Petugas Sita  Rp 1,1 Miliar

27 Januari 2022 - 18:00 WIB

Masyarakat Adat Dayak Kalbar Laporkan Edy Mulyadi ke Polisi

27 Januari 2022 - 12:40 WIB

Indahnya Sunset di Ekowisata Telok Berdiri Kubu Raya

27 Januari 2022 - 11:48 WIB

ASN Pelempar Bom Molotov Saat Pelantikan Pejabat Pemkab Ketapang Diamankan Polisi

27 Januari 2022 - 11:43 WIB

Trending di Daerah