Menu

Mode Gelap

Hukum · 27 Jan 2022 18:00 WIB ·

Kajati Banten Geledah Kantor Ditjen Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, Petugas Sita  Rp 1,1 Miliar


					Ilustrasi, suasana di bandara Internaional Bandara Soekarbo Hatta. (foto:istimewa) Perbesar

Ilustrasi, suasana di bandara Internaional Bandara Soekarbo Hatta. (foto:istimewa)

Tangerang, reportasenews.com – Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menggeledah Kantor Pelayanan Umum Ditjen Bea Cukai Tipe C Bandara Soekarno Hatta, Kamis, (27/01/2022).

Dalam penggeledahan tersebut Kajati Banten berhasil menyita uang senilai lebih dari Rp1,1 Miliar serta  menyita sejumlah dokumen-dokumen terkait perkara dugaan pemerasan sekitar satu koper.

Penggeledahan serta penyitaan tersebut terkait dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan terhadap perusahaan jasa titipan di Bandara Soekarno-Hatta yang dilakukan oleh oknum pegawai Bea dan Cukai Kantor Pelayanan Utama Tipe C Soekarno Hatta.

“Adapun yang berhasil disita dalam kegiatan tersebut, yaitu pertama uang sejumlah Rp1.169.900.000. Kedua, dokumen-dokumen terkait perkara dimaksud yang jumlahnya sekira satu koper,” ujar Kasi Penkum Kejati Banten Ivan dalam keterangan tertulisnya dikutip  CNNIndonesia.com, Kamis (27/1).

Ivan enjelaskan, penggeledahan tersebut mulai sekitar pukul 11.00 WIB. dengan melibatkan sekitar lima orang tim penyidik Kejaksaan Tinggi Banten yang dipimpin langsung oleh Asisten Pidana Khusus Iwan Ginting.

Mereka telah melakukan penyitaan terhadap beberapa dokumen dan barang bukti di Kantor Pelayanan Umum Ditjen Bea Cukai Tipe C Soekarno Hatta.
Kejati Banten Periksa 11 Saksi Dugaan Pemerasan di Bandara Soetta

Ivan  mengungkapkan penyitaan dilakukan setelah mendapatkan penetapan izin dari Pengadilan Negeri Tangerang. Menurutnya, dalam kegiatan penyitaan tersebut pihak Bea Cukai Soetta kooperatif dalam memberikan dokumen-dokumen yang diperlukan, sehingga berjalan lancar.

Hari ini, lanjutnya, tim penyidik sedang memeriksa empat orang saksi dari pihak swasta untuk dimintai keterangan di ruang riksa tindak pidana khusus.

“Proses penyitaan tersebut dilakukan selama kurang lebih 2,5 jam. Selanjutnya tim penyidik kembali ke kantor Kejati Banten,” jelasnya. (*)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

IPW Dorong Perseteruan Perwira Polri Dengan Mertua dan Adik Iparnya Diakhiri Secara Damai

27 Mei 2022 - 22:17 WIB

DPDR Gelar Paripurna PAW Anggota Fraksi PDIP Sisa Masa Jabatan 2019-2024

27 Mei 2022 - 19:44 WIB

IPW Minta Presiden Jokowi Perintahkan Panglima TNI Jelaskan Penghentian Kasus Korupsi Pengadaan Helikopter AW-101

27 Mei 2022 - 17:10 WIB

Pastikan Keamanan Perayaan Kenaikan Isa Al Masih, Polres Ngawi Perketat Gereja

26 Mei 2022 - 17:12 WIB

Gairahkan Otomotif Ngawi Lebih Bergengsi, Black Hoe Racing Team Hadir Ditengah Masyarakat

25 Mei 2022 - 16:24 WIB

Presiden Buka Forum Kebencanaan GPDRR di Bali

25 Mei 2022 - 14:45 WIB

Trending di Nasional