KUPANG, Reportasenews – Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. mendapat penghargaan sebagai Nominator Terbaik dalam ajang Polri Awards in Support of UN “HeForShe” Movement 2025. 

Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Kapolri  Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada malam penganugerahan Polri Awards in Support of UN yang berlangsung di Jakarta, Kamis (27/11) malam.

Penghargaan tersebut diberikan kepada para pemimpin laki-laki di lingkungan Polri yang dinilai memiliki kontribusi signifikan dalam mendorong kesetaraan gender, memperkuat peran Polisi Wanita (Polwan), serta memberikan ruang kepemimpinan yang lebih besar bagi perempuan di institusi kepolisian.

Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra mengatakan penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Kapolda NTT dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan setara.

“Ini adalah penghargaan dan prestasi yang layak diibanggakan,” kata Henry dalam keterangannya kepada Reportasenews.com Jumat (28/11). 

Dia menjelaskan, Kapolda NTT, Irjen Pol. Rudi Darmoko telah banyak dan selalu memberikan ruang yang luas bagi polwan untuk menempati jabatan strategis, memimpin satuan dan memberi kesempatan untuk terlibat dalam setiap operasi kepolisian. 

“Bapak Kapolda NTT telah memberikan ruang yang luas bagi Polwan untuk menempati jabatan strategis, memimpin satuan, dan terlibat aktif dalam operasi-operasi kepolisian. Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan nasional atas kepemimpinan beliau yang progresif dan humanis,” ujarnya. 

Henry menyampaikan selama kepemimpinan Irjen Rudi Darmoko, Polwan Polda NTT tidak hanya diberdayakan, tetapi juga didorong untuk terus mengembangkan kompetensi dan tampil sebagai garda terdepan dalam berbagai program sosial, kemanusiaan, hingga penanganan kasus-kasus sensitif seperti TPPO dan KDRT. 

Dikatakan Henry, selama memimpin Polda NTT, Irjen Rudi Darmoko dikenal sebagai pemimpin yang memberi kepercayaan besar kepada Polwan. 

“Bapak Kapolda selalu mengatakan bahwa Polwan bukan sekadar pelengkap, tetapi kekuatan inti kepolisian modern. Karena itu, Polwan harus diberi ruang untuk memimpin dan berkembang,” ucapnya. 

Penghargaan yang diterima Kapolda NTT ini membawa kebanggaan tersendiri bagi seluruh personil Polda NTT dan juga masyarakat NTT. Dan ini membuktikan Polda NTT peka dengan isu-isu kerentanan terhadap perempuan dan anak yang selama ini terjaei di NTT. 

“Prestasi ini menunjukkan bahwa Polda NTT berada di barisan terdepan dalam membangun budaya organisasi yang menghargai perempuan dan memperkuat perlindungan terhadap mereka,” pungkasnya. (EB)