Menu

Mode Gelap

Daerah · 27 Des 2019 20:47 WIB ·

Kapolres AKBP Awan Hariono Bantah Pernyataan Kasat Reskrim  Polres Situbondo Terkait OTT


					Kapolres Situbondo AKBP Awan Harinono. (foto:fat) Perbesar

Kapolres Situbondo AKBP Awan Harinono. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Peryataan Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Masykur yang menyebut surat perintah operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua oknum Kepala Sekolah (Kasek) SDN di Kecamatan Asembagus   berasal dari Bupati Situbondo, namun pernyataan tersebut dibantah  langsung  Kapolres Situbondo, AKBP Awan Hariono.

Kapolres Situbondo AKBP Awan Harinono mengatakan,  perintah penangkapan terhadap dua oknum  Kasek SDN  tersebut dikeluarkan oleh kepolisian. Bukan pemerintah daerah. Hanya saja, kepolisian sebelum melakukan aksi memang terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan beberapa pihak. Diantaranya Kejaksaan Negeri (Kejari) dan pemerintah daerah Kabupaten Situbondo.

“Namun mohon maaf, untuk perkembangan prosesnya belum bisa kami sampaikan. Tapi yang jelas kami tengah melakukan koordinasi dengan inspektorat terkait kasus dugaan pungutan liar (Pungli) yang dilakukan kepala sekolah (Kasek). Mengapa harus inspektorat? Sebab kita memiliki MOU dengan instansi tersebut dalam penanganan kasus korupsi,”kata AKBP Awan Hariono,  Jumat (27/12/2019).

Meski begitu, Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono  menjamin proses terhadap dua kasek tersebut dilakukan secara profesional. Sesuai dengan aturan yang berlaku.”Intinya kalau unsur-unsur pidananya masuk, tentu akan kami proses tegas. Kalau tidak, ya kami hentikan. Mau bagaimana lagi,” ungkapnya.

Menurut Kapolres, pihaknya juga tidak perlu mengeluarkan surat SP3 untuk memberhentikan kasus  dugaan pungli tersebut. “Sebab proses hukum yang bersangkutan belum masuk tahap penyidikan. Kecuali kalau sudah tahap penyidikan dan ingin dihentiman, baru dilakukan SP3,”  terangnya.

Lebih  jauh AKBP Awan Hariono menegaskan, pihaknya tidak perlu melakukan upaya apapun untuk mengembalikan nama baik yang bersangkutan. “Sebab menurut saya, dengan penangkapan ini tidak ada pihak yang dirugikan. Justru nama mereka menjadi bagus. Warga sekarang yakin bahwa keduanya tidak melakukan pungli,”pungkasnya.(fat)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Mantan Kabid Prasarana Distan Kabulaten Merangin Jadi Tersangka Korupsi Bansos

19 Juli 2024 - 16:08 WIB

Tiga Desa di Tanjab Barat Jadi Percontohan Desa Anti Korupsi

19 Juli 2024 - 15:43 WIB

Buntut Ikut Temui Presiden Israel, Bupati Kudus Pecat Staf Khususnya

18 Juli 2024 - 14:28 WIB

Polres Sarolangun Musnahkan 2 Kilogram Narkotika Jenis Sabu

18 Juli 2024 - 14:04 WIB

4 ASN Terafiliasi Jaringan Teroris, Kesbangpol Tanjabbar Minta Masyarakat Segera Lapor Bila Temukan Aliran Tak Wajar

18 Juli 2024 - 13:45 WIB

Mesin Perahun Mati, Nelayan Situbondo Terombang-ambing di Perairan Madura

18 Juli 2024 - 11:44 WIB

Trending di Daerah