Menu

Mode Gelap

Internasional · 14 Jan 2020 21:37 WIB ·

Kebakaran Hutan di Australia Pengaruhi Masa Depan Bumi


					Kebakaran hutan di Australia. (foto,Ist) Perbesar

Kebakaran hutan di Australia. (foto,Ist)

Jakarta, Reportasenews.com – Kebakaran hutan yang melanda Australia adalah pertanda tentang apa yang akan terjadi di seluruh dunia jika suhu dibiarkan naik ke tingkat berbahaya.

Kebakaran  kali ini, menunjukkan tingkat pemanasan yang lebih cepat daripada rata-rata global. Para ilmuwan memperingatkan bahwa dampak kerusakan iklim cenderung menjadi bencana dan tidak dapat diubah, kecuali semua berkomitmen mengurangi emisi gas rumah kaca.

“Dampak dari kebakaran di Australia ini sangat berat apabila kita tidak melakukan apa yang diperlukan untuk menstabilkan iklim dunia,” ujar Corinne Le Quéré, profesor ilmu perubahan iklim dan kebijakan di University of East Anglia (UEA).

Pemanasan global telah menyebabkan peningkatan frekuensi dan tingkat keparahan cuaca akibat kebakaran yang terjadi di berbagai belahan dunia.

Upaya untuk menumbuhkan kembali hutan setelah kebakaran mereda juga akan membantu, dengan mengambil karbon dioksida dari atmosfer yang telah dipancarkan sebagai akibat dari kebakaran, namun ini akan membutuhkan beberapa dekade untuk pertumbuhan pohon baru.

Kebakaran di Australia diperkirakan masih akan terjadi dalam dua bulan ke depan, dikarenakan cuaca di Samudera Hindia yang lebih panas dan lebih kering setidaknya sampai Januari dan Februari.(dik)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kajati Banten Geledah Kantor Ditjen Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, Petugas Sita  Rp 1,1 Miliar

27 Januari 2022 - 18:00 WIB

Masyarakat Adat Dayak Kalbar Laporkan Edy Mulyadi ke Polisi

27 Januari 2022 - 12:40 WIB

ASN Pelempar Bom Molotov Saat Pelantikan Pejabat Pemkab Ketapang Diamankan Polisi

27 Januari 2022 - 11:43 WIB

15 Siswa dan Guru di Pontianak Terpapar Covid 19, Sekolah Diliburkan

21 Januari 2022 - 19:13 WIB

Tak Setuju Ibu Kota Dipindah, Din Syamsuddin akan Gugat UU IKN ke MK

21 Januari 2022 - 16:35 WIB

Menkes: Rendah Resiko Masuk Rumah Sakit Kasus Varian Omicron

21 Januari 2022 - 15:40 WIB

Trending di Kesehatan