Search

Kejari Ngawi Tetapkan Mantan Kades Sidomulyo Jadi Tersangka Korupsi ADD 218,6 Juta

Ngawi, Reportasenews – Kejaksaan Negeri Ngawi menetapkan mantan Kepala Desa Sidomulyo Kecamatan Ngrambe, Sutrisno, 49 tahun sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2015 hingga 2020. Akibat perbuatannya itu kerugian negara ditaksir senilai 218,6 juta rupiah.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Ngawi, David Nababan, mengatakank Sutrisno kini sudah ditahan 30 hari ke depan, guna menjalani penyidikan setelah di tetapkan tersangka.

“Tersangka sudah ditahan agar tidak menghilangkan barang bukti, melarikan diri dan mengulangi perbuatannya,” ucapnya, Rabu (01/09/2021) kepada awak media.

Menurut David, pengungkapan kasus itu tindak lanjut dari temuan inspetorat tentang penyimpangan pengelolaan anggaran dana desa rentang tahun anggaran 2015-2020 yang merugikan uang negara.

“Dari data awal tersebut fullbucket langsung penyelidikan dan penahanan, walaupun nilai penyimpangannya sedikit tapi merugikan banyak kepentingan masyarakat desa sidomulyo,” terang David Nababan.

Lebih lanjut Kasi Intel Kejaksaan Negeri Ngawi menyampaikan, jika tidak dilakukan pengawasan secara bertahap dan teliti, penyimpangan pengelolaan keuangan dana desa sangat rentan terjadi.

Ia menegaskan tindak pidana korupsi di desa sidomulyo, ada kemungkinan tidak dilakukan sendiri oleh kepala desa. Dugaan sementara terindikasi melibatkan perangkat desa lainnya.

“Dalam penyidikan ini, kemungkinan akan ada tersangka baru. sementara waktu masih didalami perkaranya. Sabar dulu, percayakan kasus ini kepada tim penyidik kejaksaan” terang David.

Mantan Kepala Desa Sidomulyo, Sutrisno, kini sudah mendekam di jeruji besi sel penjara Polres Ngawi sebagai tahanan Kejaksaan Negeri Ngawi.(Don)




Loading Facebook Comments ...