Menu

Mode Gelap
Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak Mulai Padat

Daerah · 27 Feb 2024 18:57 WIB ·

Kejari Situbondo Selamatkan Uang Negara Rp1.8 Milyar Penyalahgunaan. DD


					Kejari Situbondo Selamatkan Uang Negara Rp1.8 Milyar Penyalahgunaan. DD Perbesar

Kajari Situbondo Ginanjar Cahya Permana.

Situbondo, Reportasenews.com – Selama tahun 2023, Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo, berhasil menyelamatkan keuangan negara dari penyelahgunaan uang dana desa (DD) sebesar Rp 1.875.644.808, dari jumlah total temuan kerugian negara sebesar Rp 2.825.667.583.

Padahal, penyidik tindak pidana khusus (Pidsus) Kejari Situbondo, belum genap satu bulan menangani penyelahgunaan keuangan DD tahun 2022 di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Dari jumlah total sebanyak 44 desa pada 17 kecamatan di Kabupaten Situbondo, yang keuangan desanya bermasalah, ternyata sudah ada sebanyak 37 desa yang telah mengembalikan temuan kerugian DD pada tahun 2022 tersebut.

Bahkan, sampai saat ini ada tujuh desa yang belum menyerahkan temuan ke Inspektorat Pemkab Situbondo, dengan total kerugian mencapai sebesar Rp. 950.022.774.

Tujuh desa yang belum menyerahan temuan kerugian itu, yakni Desa Sumberanyar, Desa/Kecamatan Jatibanteng, Pesanggrahan, Kecamatan Jangkar, Desa Campoan, Kecamatwm Mlandingan dan Desa Wonokoyo, Kecamatan Kapongan, Situbondo.

Kepala Kejaksaan Negeri Situbondo, Ginanjar Cahya Permana mengatakan, sebanyak 44 desa itu menyerahkan kerugian negara ke Inspektorat Pemkab Situbondo, karena ditemukan penyalahgunaan kerugian keuangan desanya.

“Sedangkan temuan kerugian negara itu diserahkan ke Kejaksaan pada tanggal 31 Januari 2023 lalu,” ujar Kajari Situbondo Ginanjar Cahya Permana,

Menurut dia, begitu menerima penyerahan temuan dari Inspektorat Pemkab Situbondo, pihaknya menindak lanjuti temuan itu, namun ditengah proses penyelidikan bebetapa kepala desa telah menyerahkan temuan kerugian negara itu.

“Dari 44 desa, ternyata sudah ada 37 desa yang menyelesakan temuan itu,” kata Ginanjar.

Lebih jauh Ginanjar menambahkan, dalam dugaan penyalahgunaan DD itu, pihaknya telah berhasil menyelamatkan keuangan negara hingga mencapai milyaran tersebut.

“Jumlah pastinya, uang yang kami selamatkan sebesar Rp 1.875.644.808,” bebernya.

Ginanjar menegaskan, pihak kejaksaan telah memberikan waktu kepada kepala desa untuk segera menyelesaikan temuan kerugian keuangan desanya itu dengan membuat surat pernyataan.

“Namun jika ada desa yang belum menyerahkan temuan itu hingga batas yang dtentukan kades itu, maka kita proses hukum,” tegasnya. (*)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menpan RB: Rekrutmen CPNS dan PPPK Harus Rampung Tahun 2024

22 April 2024 - 20:38 WIB

Pasangan Anak Punk yang Mesum di Alun-alun Kota Situbondo Diamankan Satpol PP

22 April 2024 - 20:33 WIB

Gelapkan Sepeda Motor Polisi, Dua Tersangka Dijebloskan ke Penjara

22 April 2024 - 19:26 WIB

Penyakit DBD Mewabah, Rumah Sakit di Situbondo Dipenuhi Pasien

22 April 2024 - 18:46 WIB

Aksi Perampokan di Jalan Niaso Muaro Jambi Viral di Medsos

22 April 2024 - 17:30 WIB

Pemkab Sarolangun Sebut Berhasil Turunkan Angka Pengangguran 

22 April 2024 - 17:03 WIB

Trending di Daerah