Site icon Reportase News

Keluarga Oknum Satpol PP, Keroyok Seorang  Notaris di Situbondo

Situbondo,reportasenews.com – Diduga karena terjadi salah paham, seorang notaris yang juga ketua RT 03 RW 01 Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota, Situbondo, dikeroyok oleh satu keluarga oknum Satpol PP Pemkab Situbondo, Selasa (10/4).
Akibat dipukul dengan tangan kosong oleh oknum Satpol PP bernama Samorina (39), dan istrinya berikutnya anaknya yang juga petugas Satpol PP Pemkab Situbondo,  korban Muhammad Yusuf Ibrahim (36),  mengalami sejumlah luka memar di wajahnya.
Namun, karena tidak terima dikeroyok oleh satu keluarga oknum Satpol PP Pemkab Situbondo, dengan dampingi penasehat hukum dari Lembaga Batuan Hukum Nahdlatul Ulama (LBH NU) Situbondo, melaporkan kasus pengeroyokan tersebut ke SPKT Polres Situbondo.
Diperoleh keterangan, aksi pengeroyokan tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 pagi. Saat korban sedang ada di rumahnya, tiba-tiba para terlapor datang dengan marah-marah serta menyerahkan buku dan menyatakan akan berhenti menjadi ketua PKK.
Mendapat pernyataan tersebut, korban sebagai Ketua RT tidak langsung menanggapi.
Bahkan, korban  meminta terlapor agar bersabar sambil menunggu pendapat dari warganya. Namun rupanya usulan tersebut tidak dihiraukan, hingga akhirnya terlapor yang diduga kalap langsung  mendorong-dorong ketua RT hingga  terjadi aksi  pemukulan dan pengeroyokan.
“Kejadiannya sekitar pukul 08.30 WIB. Awalnya para terlapor itu datang ke rumah dan menyatakan akan berhenti menjadi ketua PKK mas. Saya tidak langsung menerima sebelum mendapat hasil musyawarah dari warga. Tiba-tiba mereka marah dan kemudian memukul beberapakali ke bagian wajah,”kata korban  Yusuf Ibrahim di Mapolres Situbondo, Selasa (10/4).
Menurutnya, sebelum aksi pengeroyokan yang dilakukan oleh para terlapor, pada Senin (09/4) malam memang terjadi sedikit percekcokan antara ketua RT dengan salah satu terlapor yang diketahui sebagai oknum anggota Satpol PP Pemkab Situbondo.
Diduga karena menggeber-geber gas sepeda motornya, pada  saat melintas di jalan sekitar rumahnya. Bahkan, pada saat itu,  keduanya sempat bersitegang. Meski demikian, pada pagi hari itu terjadi bentrok fisik antar keduanya. Nah, entah kenapa pada Selasa (10/4) pagi tiba-tiba insiden pengeroyokan itu terjadi.
Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priyambodo membenarkan adanya laporan  tindak pidana pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh satu  keluarga oknum Satpol PP Pemkab Situbondo. “Untuk menindaklanjuti  dugaan penngeroyokan tersebut, penyidik akan memanggil sejumlah saksi untuk diminta keterangannya,”kata Iptu Nanang Priyambodo.(fat)
Exit mobile version