Menu

Mode Gelap
Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak Mulai Padat

Nasional · 5 Okt 2016 13:27 WIB ·

Kemarau Basah Kerek Permintaan Benih


					Foto: Ilustrasi Perbesar

Foto: Ilustrasi

JAKARTA, REPORTASE – Cuaca kemarau basah membawa berkah bagi PT Syngenta Indonesia. Sebab, cuaca kemarau basah cocok untuk memulai tahap tanam. Dengan kata lain, permintaan benin akan meningkat. Ujungnya, perusahaan benih tanaman dan obat hama ini menargetkan total pertumbuhan penjualan benih bisa mencapai 12% sampai 14% pada semester ll-2016 ini.

Menurut Head of Corporate Affair Syngenta Indonesia Midzon Johannis, pada semester I tahun ini pertumbuhan penjualan benih hanya satu digit dibanding periode yang sama tahun lalu. Ini akibat dampak El Nino.

Sepanjang tahun ini perusahaan memproduksi dua jenis benih baru yaitu NK 6172 (benih tahan penyakit bulai) dan NK 7328 (benih hasil tinggi). Keduanya kini sudah dipasarkan ke seluruh Indonesia. Total, jenis benih yang dihasilkan perusahaan ada delapan jenis.

Selain itu, Syngenta Indonesia juga memproduksi dua jenis corp protection baru yaitu Armure (untuk fungisida) dan voliam targo (untuk insectisida). Sampai sekarang total jenis corp protection yang dihasilkan perusahaan ada 52 jenis. Kebanyakan hasil produksi dipasarkan ke wilayah Jawa dan Sumatera.

Untuk tahun depan, perusahaan bakal kembali merilis jenis benih dan pelindung tanaman baru.

Synhenta sendiri mengaku memegang pangsa pasar besin 14%-15% di Indonesia atau pemain ketiga terbesar untuk kalangan produsen benih dan pelindung tanaman.

Tiap tahun, Syngenta menginvestasikan sekitar US$ 1,43 millar untuk melakukan riset dan development di seluruh cabangnya di dunia. Untuk Indonesia saja, tiap tahun perusahaan menganggarkan dana sebesar Rp 50 miliar untuk penelitian. (Gah)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 36 kali

Baca Lainnya

Nelayan Hamili Anak Kandung Dilaporkan ke Polisi

12 April 2024 - 21:05 WIB

Dua Rumah Milik Bapak dan Anak di Situbondo Ludes Terbakar

12 April 2024 - 19:09 WIB

Kapal Klotok Tenggelam di Sungai Kapuas,  Enam Penumpang Selamat

12 April 2024 - 13:19 WIB

Roda Depan Bermasalah, Bus Masuk Saluran Irigasi di Jalur Pantura Situbondo

11 April 2024 - 17:45 WIB

Pria Paruh Baya di Diserang Buaya Saat Mengambil Wudhu di Parit Tanjung Saleh Kubu Raya

11 April 2024 - 15:29 WIB

Lepas 300 Pemudik Bermotor, Kapolda Banten Sebut Situasi Lalu-lintas di Pelabuhan Ciwandan Berangsur Normal

9 April 2024 - 11:50 WIB

Trending di Daerah