Menu

Mode Gelap

Daerah · 30 Des 2018 19:29 WIB ·

Kemenag Kabupaten Situbondo Bantah Ada Pungli Penerima SK


					Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo. (foto:fat) Perbesar

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Oknum analis Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Situbondo, membantah melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap sebanyak 70 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Kemenag setempat.
Bahkan,  para PNS yang menerima SK Kenaikan Gaji Berkala (KGB) dan SK Kenaikan Pangkat (KP) dilingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Situbondo, mereka mengaku  tidak pernah ditarik biaya oleh oknum analis berinisial RP tersebut.
Seperti yang disampaikan oleh salah seorang guru berinisial MK, diakui dirinya memang memberi  uang kepada RP,  usai menerima SK Kenaikan Gaji Berkala (KGB) dan SK Kenaikan Pangkat (KP), karena kedua SK tersebut  turun hampir bersamaan.
“Namun, saya hanya memberi uang dengan nominal sebesar Rp.50 ribu. Itupun sebagai wujud syukur dan ucapan terima kasih kepada RP, karena SK KGB dan SK KP turun hampir bersamaan,”ujar   MK, Minggu (30/12/2018).
Sementara itu, saat konfirmasi oknum analis Kantor Kemenag Kabupaten Situbondo berinisial RP mengatakan, tidak semua PNS dilingkungan Kemenag Kabupaten Situbondo, yang menerima SK, baik SK KGB maupun SK KP yang memberikan uang kepada dirinya. “Hanya sebagian kecil PNS yang memberi uang sebagai ucapan terima kasih,”kata RP.
Menurutnya, berdasarkan data jumlah PNS penerima SK KGB maupun SK KP untuk April dan Oktober 2018 lalu, jumlahnya sebanyak 32 PNS dilingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Situbondo.
“Sedangkan penyerahan SK tersebut juga  dilakukan secara bertahap. Itupun penyerahan SK kepada para PNS itu sesuai dengan periode. Jadi tidak benar jika jumlah penerima SK berjumlah sebanyak 70 orang PNS,”beber RP.
Lebih jauh RP menambahkan, selain tidak melakukan pungli terhadap para PNS penerima SK, pihaknya juga tidak pernah mencantut nama Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Situbondo.”Karena saya tidak pernah meminta dan memaksa para PNS penerima SK untuk memberi uang,”pungkasnya.(fat)
Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Hindari Tabrakan, Truck Box Terguling di Jalur Pantura Situbondo

12 Juni 2024 - 21:13 WIB

18 Ruko di Pasar Sambas Terbakar Hebat

12 Juni 2024 - 20:43 WIB

Tak Bayar Uang Sewa 6 Unit Mobil Rental Rp133 juta, Kades Bungatan Situbondo Dipolisikan

12 Juni 2024 - 19:48 WIB

Banting Setir Bakul Wedus Idul Adha, Dulu Wartawan Media Online di Madiun

12 Juni 2024 - 19:44 WIB

Bandar Narkoba Diciduk di Penginapan Mekar Sari

12 Juni 2024 - 18:48 WIB

Satgas Pamtas RI-Malaysia Gagalkan Penyelundupan Sisik Trenggiling

12 Juni 2024 - 18:41 WIB

Trending di Daerah