Menu

Mode Gelap

Daerah · 30 Jan 2018 19:17 WIB ·

Kementerian PUPR Siap Kucurkan Dana Rp 10 Miliar Untuk Air Bersih


					Warga di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, yang rela mengantri air bersih saat musim kemarau tiba. (foto/abd) Perbesar

Warga di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, yang rela mengantri air bersih saat musim kemarau tiba. (foto/abd)

Pasuruan, reportasenews.com –  Kementerian PUPR berencana akan mengalokasikan anggaran Rp 10 miliar yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DSK) Penugasan, untuk pembangunan jaringan air bersih di sebagian wilayah rawan air bersih. Dana itu untuk menambah jumlah Rp 40 miliar, yang telah dialokasikan sebelumnya untuk Kecamatan Winongan bagian atas dan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Jatim.
Perwakilan Kementerian PUPR, Indra Kartasasmita, saat berada di Pendopo Kabupaten Pasuruan mengungkapkan, pihaknya saat ini telah menerima gambaran kerja yang termaktub dalam Detail Engineering Design (DED) terkait kebutuhan jaringan air bersih.“Kami akan segera lihat DED-nya. Kalau sudah final kita akan segera anggarkan juga untuk tahun anggaran 2018 ini sebesar Rp 10 miliar,” tukas Indra, usai rapat kordinasi.
Dikatakannya, dana tersebut ditujukan untuk mendukung rancangan prioritas pemenuhan air bersih, yang dibutuhkan setidaknya di tujuh kecamatan rawan air bersih di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Kementerian PUPR, telah menyetujui dan memahami kondisi yang ada. Bahkan, masih terdapat kekurangan untuk pemenuhan jaringan distribusi air bersih yang harus rampung pada 2019 nanti,
Ia menyebutkan paling tidak telah ada rancangan pengalokasian anggaran sebesar Rp 237 miliar untuk keseluruhan pemenuhannya.“Dan memang masih ada kekurangan-kekurangan. Tapi itu masih dimungkinkan dicukupi secara bertahap, karena ketersediaan anggaran di pusat. Jadi perjanjiannya memang masih ada 200-an miliar untuk pemenuhan jaringan air bersih tersebut,” beber dia.
Diketahui, Kementerian PUPR, telah menganggarkan Rp 40 miliar, untuk distribusikan air bersih di Lumbang dan Winongan bagian atas. Pengerjaan jaringan pipa hingga tandon air (reservoir) di dua daerah prioritas itu telah dilakukan sejak Nopember 2017 lalu. Sesuai jadual proses pekerjaan ini direncanakan akan dirampungkan pada pertengahan tahun 2019 nanti. (abd)
Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Peragakan 39 Adegan Detik-Detik Pembunuhan mantan Istrinya, Pelaku Merasa Menyesal

18 Mei 2024 - 18:34 WIB

Gubernur Al Haris Lantik Anggota KPID Provinsi Jambi

17 Mei 2024 - 15:04 WIB

Kemenag Siapkan Rumah Ramah Bagi 818 Calon Jamaah Haji Lansia Asal Jambi

17 Mei 2024 - 14:36 WIB

Kepada Siswa Lemhanas, Irjen (Purn) Ike Edwin Sebut Pendekatan Budaya Kunci Cegah Korupsi

17 Mei 2024 - 14:10 WIB

Tersandung Kasus Narkoba, Pria Asal Bungo Terpaksa Menikah di Dikantor Polisi

16 Mei 2024 - 19:02 WIB

85 Anggota PPK Pilkada Situbondo Resmi Dilantik, Ini Pesan Ketua KPU

16 Mei 2024 - 17:31 WIB

Trending di Daerah