Menu

Mode Gelap

Nasional · 1 Jan 2022 08:52 WIB ·

Ketuk Rasa Keadilan Panselnas CPNS Kemendikbudristek, Pejuang TMS-1 Layangkan Surat Terbuka


					Foto. Ilustrasi Perbesar

Foto. Ilustrasi

Jakarta, Reportasenews – Karena dicukupkan langkahnya, sejumlah peserta CPNS Kemendikbudristek 2021 yang tergabung dalam TMS-1, menyatukan suaranya untuk memohon dan meminta kebijaksanaan Panselnas CPNS Kemendikbudristek 2021 untuk melakukan optimalisasi formasi lewat surat terbuka.

Latar belakang sebagai pelamar tunggal dalam formasi dengan status TMS-1 ini lah yang membuat para peserta CPNS Kemendikbudristek tersebut melakukan hal ini. Selain itu, ada pula 5 formasi dan 4 pendaftar di antaranya berstatus TMS-1 sehingga membuat formasi tersebut kosong.

Sebut saja LW, salah satu peserta CPNS ini mengatakan bahwa sebagian besar peserta CPNS Kemendikbudristek 2021 dicukupkan langkahnya karena Passing Grade subtes Literasi Bahasa Inggris.

“Berdasarkan data yang telah dihimpun, sebanyak 2900 lebih peserta yang tidak memenuhi nilai ambang batas subtes tersebut,” ungkap LW dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Reportasenews.com, Jumat, 31 Desember 2021.

Para peserta CPNS Kemendikbudristek 2021 ini melakukan riset secara mandiri dengan menghitung data jumlah peserta CPNS Kemendikbudristek 2021 yang tidak lolos Passing Grade dalam subtes Literasi Bahasa Inggris. Hasilnya, ada 3013 orang yang tidak lulus Passing Grade (PG), namun yang menjadi sorotan ada banyak peserta yang mendapatkan nilai 1, bahkan 0. Menurut LW, hal ini tentu menimbulkan pertanyaan besar “Ada apa dengan soal-soal yang disajikan pada subtes Literasi Bahasa Inggris?”.

“Bahkan, lulusan luar negeri pun ada yang tidak lulus PG Literasi Bahas Inggris sehingga yang menjadi pertanyaan besar “apakah yang lulus Passing Grade Literasi Bahasa Inggris merupakan faktor keberuntungan dalam menjawab secara acak soal yang ada?,” tanyanya. Lalu dari data itu, terlihat bahwa reliabilitas soal-soal dalam subtes Literasi Bahasa Inggris benar-benar masih dipertanyakan.

Menurutn LW apabila bandingkan dengan perolehan nilai subtes Literasi Bahasa Inggris peserta CPNS Kemendikbudristek 2019 ada 538 peserta yang memeroleh nilai 1-3, nilai terbanyak ada di skor 6, sedangkan tahun 2021 nilai terbanyak di skor 5. Ini menunjukkan tingkat kesulitan soal yang relatif sulit tetapi masih diberikan Passing Grade yaitu 4 poin.

“Tentu peserta CPNS Kemendikbudristek 2021 merasa kurang fair jika dibandingkan dengan peraturan tahun 2019 yang Passing Grade pada subtes Literasi Bahasa Inggris tidak ada nilai ambang batasnya,” ujar LW.

“Ini juga terlihat dari jumlah waktu yang disediakan, yaitu pada tahun 2019 waktu pengerjaan soal lebih lama dibanding dengan tahun 2021,” sambungnya.

Berikut isi surat terbuka yang ditulis oleh jaringan peserta CPNS Kemendikbudristek 2021 dipatahkan langkahnya karena TMS-1.(ABE)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 158 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

IPW Minta Presiden Jokowi Perintahkan Panglima TNI Jelaskan Penghentian Kasus Korupsi Pengadaan Helikopter AW-101

27 Mei 2022 - 17:10 WIB

Presiden Buka Forum Kebencanaan GPDRR di Bali

25 Mei 2022 - 14:45 WIB

Kepala BNPT Ajak Masyarakat Internasional Bersatu Perangi Terorisme

25 Mei 2022 - 09:38 WIB

BNPT: Keterlibatan Kementrian/Lembaga Sangat Penting dalam Mengatasi Masalah Ektrimisme

24 Mei 2022 - 21:01 WIB

Buntut Penolakan UAS, Kelompok PERISAI Datangi Kedubes Singapura Desak untuk Minta Maaf

20 Mei 2022 - 16:14 WIB

Menkes Buka Pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional 2022

19 Mei 2022 - 16:13 WIB

Trending di Kesehatan