Menu

Mode Gelap

Hukum · 10 Sep 2016 16:25 WIB ·

Kian Dekat Waktu Wukuf, Kian Ramai Penangkapan


					petugas kemanan Kota Suci Mekkah Al-Mukarramah amankan ratusan orang  tanpa dokumen Perbesar

petugas kemanan Kota Suci Mekkah Al-Mukarramah amankan ratusan orang tanpa dokumen

MAKKAH  RN.COM – Sebanyak 191 orang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan tanpa dokumen diamankan pasukan petugas kemanan Kota Suci Mekkah Al-Mukarramah, Kamis (7/9) demikian portal berita Sabq memberitakan.

Brigjen Mohammad Omari, Kepala Kepolisian Kota Suci Mekkah, telah memerintahkan Kepala Divisi Sergap, Kol. Fawaz Sahfi, untuk terus mengawasi para pelanggar dan siapa saja yang mencoba tinggal di tempat-tempat atau bangunan-bangunan yang menyalahi aturan.

Alhasil, 191 orang tanpa identitas resmi ditangkap dalam sebuah razia disejumlah bangunan.

Dalam operasi penggerebekan tersebut, pasukan keamanan menutup semua jendela untuk mencegah mereka melarikan. Mereka semua kini telah dimasukkan ke Tahanan Imigrasi (Tarhil) Shumaisi.

Belakangan diketahui 191 orang yang ditangkap tersebut semuanya berwarga negara Indonesia yang telah beberapa hari bahkan di antaranya beberapa bulan telah berada di Mekkah.

Dari berita acara pemeriksaan (BAP) oleh petugas KJRI Jeddah, terungkap sebagian besar yang ditangkap tersebut adalah WNI yang tidak memiliki dokumen resmi alias ilegal yang datang dari Jeddah dan berniat untuk melaksanakan ibadah haji.

Sepasang suami-istri asal Jawa Timur yang ikut diamankan dalam razia itu mengaku membayar 75 juta rupiah. Uang tersebut disetor kepada seseorang yang mengurus keberangkatan mereka ke Mekkah Arab Saudi dengan visa kunjungan bisnis untuk menunaikan ibadah haji. Di paspor tertera, mereka berangkat ke Arab Saudi tanggal 27 Januari 2016 dengan rute Jakarta-Malaysia-Jeddah.

Dari hasil pemeriksaan petugas KJRI Jeddah, 191 WNI yang ditangkap tersebut ditampung di sebuah rumah berlantai tiga di daerah Syisyah, dekat Supermarket Bindawud.
“Kami bayar seribu riyal kepada mas’ul, seorang perempuan berinisial R untuk biaya penginapan, makan, transportasi dan pelayanan Armina (Arafah-Muzdalifah-Mina),”ujar salah seorang yang ditangkap.

Dikalangan mukimin WNI di Arab Saudi  calo itu poluler dengan sebutan “mas’ul”
Belakangan tersiar kabar bahwa sang mas’ul tersebut meninggal secara mendadak karena serangan jantung pada saat operasi penggerebekan berlangsung.(afc/eh)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Sutan Adi Hendra Dampingi Al Haris Maju Pada Pilgub Jambi

20 Mei 2024 - 19:31 WIB

Henry Subiyakto : Starlink Bisa Dimanfaatkan Oleh Sparatis OPM

20 Mei 2024 - 18:45 WIB

Heboh Sesosok Mayat Pria Dalam Gardu PLN di Pontianak

20 Mei 2024 - 17:22 WIB

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 16/TK Karya Bhakti bersama Masyarakat Perbatasan Perbaiki Akses Jalan

20 Mei 2024 - 13:03 WIB

Ahmad Ditemukan Tewas Setelah Bermain di Lanting Terjatuh ke Sungai Kapuas

20 Mei 2024 - 09:59 WIB

Sah, Sutarmidji – Ria Norsan Bersama Lanjutkan!

19 Mei 2024 - 13:02 WIB

Trending di Daerah