Menu

Mode Gelap

Daerah · 11 Jun 2020 21:23 WIB ·

KLM Bintang Lautan Abadi dari Palembang Kandas di Perairan Sungai Kapuas Batulayang


					Kapal Layar motor dengan nama lambung KLM Bintang Lautan Abadi GT 498 berisi  muatan pupuk urea kandas di sungai Kapuas, Kalimantan Barat. (foto:das) Perbesar

Kapal Layar motor dengan nama lambung KLM Bintang Lautan Abadi GT 498 berisi muatan pupuk urea kandas di sungai Kapuas, Kalimantan Barat. (foto:das)

Pontianak, reportasenews.com – Kapal Layar Motor (KLM) yang berkontruksi kayu alami kandas di sekitar boi Batulayang, kecamatan Pontianak Utara, Pontianak, Kamis (11/6/2020) . Kapal Layar motor dengan nama lambung KLM Bintang Lautan Abadi GT 498 berisi  muatan pupuk urea.

Kabid Humas Polda Kalimantan Barat, Kombes Pol Donny Charles Go mengungkapkan kronologis kejadian kandasnya KLM Bintang Lautan Abadi GT 498 dari Palembang – Sumatera selatan tujuan Pontianak – Kalimantan Barat dengan muatan isi cargo Pupuk Urea, sekitar pukul 17.30 WIB.

“Sekira pukul 14.30 KLM Bintang Lautan Abadi GT 498 bertolak dari dermaga TPI Pontianak menuju dermaga Taicu untuk melakukan bongkar muatan dan setiba di boi Batulayang berpapasan dengan kapal dari arah berlawanan sehingga kapal agak ke kiri dan menabrak sesuatu di lunas kapal yang mengakibatkan terjadi kebocoran di lunas kapal bagian depan,” terang Donny.

Donny mengatakan seluruh awak dan kru kapal selamat dan tidak ada korban jiwa dari kecelakaan ini. Sedangkan untuk nahkoda kapal saat kecelakaan ini terjadi,  Ahmad Yani masih dimintai keterangannya oleh Ditpolair Polda Kalbar. Kapal kandas ini bermuatan pupuk urea 1.100 ton, asal  Palembang, Sumsel tujuan Poontianak, Kalbar ke agen PT Kareso dengan total  ABK 8 orang.

“Dit Polairud, TNI AL, KPLP mendatangi mengamankan lokasi kejadian dan melakukan proses evakuasi ABK,” tutupnya. (das)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Ratusan Pembalap Sejumlah Daerah di Indonesia, Meriahkan Balap Sepeda Tour De Rengganis

15 Juni 2024 - 18:42 WIB

Satgas Yonkav 12/BC Terima Penyerahan Senjata dari Warga

15 Juni 2024 - 18:36 WIB

Reaksi Cepat TNI Mengejar OPM Serta Merebut Distrik Bibida

15 Juni 2024 - 18:31 WIB

Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Aparat Pemerintah Jangan Main-Main dengan Penegakan Hukum…!!!

15 Juni 2024 - 10:29 WIB

JPU Hadirkan 8 Saksi, Penyebab Meninggalnya Siswa MTS Situbondo Terungkap

14 Juni 2024 - 18:43 WIB

Demo di Depan Kantor Pemkab Situbondo Ricuh, Mahasiswa dan Polisi Bentrok

14 Juni 2024 - 18:36 WIB

Trending di Daerah