Menu

Mode Gelap
Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak Mulai Padat

Hukum · 4 Apr 2024 17:05 WIB ·

Korban Ledakan Depo Pertamina Pelumpang Gugat Pertamina Patra Niaga 3 Triliun


					Korban Ledakan Depo Pertamina Pelumpang Gugat Pertamina Patra Niaga 3 Triliun Perbesar

Korban dan keluarga korban didampingi tim kuasa hukum Faizal Hafied, SH mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. (foto:dok.RN)

 

Jakarta, reportasenews.com – Sejumlah korban dan keluarga korban ledakan Depo Pertamina Plumpang menuntut keadilan. Mereka meminta ganti rugi materil dan immateril atas insiden meledak dan terbakarnya Depo Pertamina Plumpang pada Maret 2023.

Pada Kamis (4/4/2024) ini, sejumlah korban dan keluarga korban didampingi tim kuasa hukum Faizal Hafied, SH mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Hari ini, merupakan sidang lanjutan perkara Perbuatan Melawan Hukum dengan tergugat PT Pertamina Patra Niaga. Sidang beragenda pembuktian.

Sejumlah ibu-ibu membawa foto anak dan anggota keluarga yang menjadi korban. Salah satu di antaranya, Iis Ernayati bahkan menjadi korban dari kebakaran Depo Pertamina Plumpang.

Iis Ernayati mengalami luka bakar hampir di sekujur tubuh. Di tengah kondisi masih mengalami trauma, dia mendatangi ruang sidang untuk menuntut keadilan.

“Badan saya, kaki, tangan semua kebakar,” kata Iis Ernayati pada Kamis (4/4/2024).

Pasca kejadian itu, dia hanya tinggal di rumah.

Padahal dulu, dia merupakan penata rias. Dari hasil tata rias pengantin, dia membantu ekonomi keluarga.

“Saya setiap hari 24 jam di rumah. Harus di ruangan AC. Kalau tidak gatal-gatal. Tidak bisa aktivitas.
saya sudah tidak bisa bekerja. Saya sudah tidak bisa merias lagi,” ujarnya.

Untuk itu, dia meminta pertanggungjawaban pihak PT Pertamina Patra Niaga.

Nantinya, uang ganti rugi akan dipergunakan untuk biaya berobat.

“Saya meminta tanggungjawab. Saya akan seumur hidup begini. (tanggungjawab,-red) supaya bisa berobat untuk menyembuhkan luka,” kata dia.

Sementara itu, seorang ibu bernama Diana Meilialni meneteskan air mata di ruang sidang.

Diana Meiliani mengingat anaknya yang bernama Naila (16), salah satu korban tewas kebakaran Depo Pertamina Plumpang.

Dia merasa sangat kehilangan, karena Naila merupakan anak satu-satunya.

“Cita-citanya masih tinggi. Ingin sekolah, kuliah, biar bisa bantu orang tua,” kata dia.

Diana Meiliani meminta kepada Presiden Joko Widodo membantu para korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang.

“Pak Jokowi tolong dibantu rakyat. Kami memilih bapak. Coba anak bapak kejadian seperti kita, bagaimana?
Nasib cita-cita masih tinggi. Coba anak bapak yang kejadian coba seperti apa,” ujarnya.

Sejumlah warga sudah meminta PT Pertamina Patra Niaga bertanggungjawab atas insiden kebakaran Depo Pertamina Plumpang.

Namun, hingga satu tahun belum ada kepastian.

Hal itu diungkap Ketua RW 09 Rawa Barat Selatan, Koja, Abu Syakur.

“Kami mencoba audiensi meminta supaya Pertamina mendengarkan warga. Kami ingin menjadi fasilitator (PT Pertamina Patra Niaga,-red) dengan korban. Duduk bersama, tanya harapan korban apa,” kata dia.

Setelah tidak ada jawaban dari PT Pertamina Patra Niaga, Abu Syakur, mengajukan permohonan bantuan kepada tim kuasa hukum Faizal Hafied.

“Setelah tidak ada respon, kami minta Faizal Hafied,” kata dia.

Kini, telah terbentuk tim advokasi korban Depo Pertamina Plumpang.

“Alhamdulillah kami terbantu,” tambahnya.

Ajukan Gugatan ke PN Jaksel

Tim Kuasa Hukum Faizal Hafied telah mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum terhadap PT Pertamina Patra Niaga kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin 9 Oktober 2023.

Hingga kini, sidang sudah masuk dalam tahap pembuktian.

Sebelum mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum tim kuasa hukum Faizal Hafied telah mencoba mediasi antara
PT Pertamina Patra Niaga dengan korban.

Namun, Faizal Hafied mengklaim tidak ada respon.

“April-Mei, kami diberikan kuasa oleh warga. Kami sudah berusaha mediasi, tetapi tak ada respon,” ujarnya.

Akhirnya, tim kuasa hukum Faizal Hafied mengajukan gugatan materil dan immateril ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Untuk gugatan materil berupa gugatan ganti rugi barang dan harta benda dengan nilai nominal Rp 31 M.

Sementara untuk gugatan immateril berupa gugatan ganti rugi korban meninggal dunia dan luka sebesar Rp 3 Triliun.

“(Sidang,-red) sudah masuk pembuktian. Kami siapkan bukti lengkap. 700 bukti. Masuk dua kali pembuktian. Bukti surat kami sampaikan 560-an bukti surat. Hari ini sampaikan bukti di media massa. media massa, video. Kami tayangkan semua,” kata Faizal Hafied.

Dia mengharapkan agar kasus ini menjadi terang benderang dan para korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang mendapatkan keadilan.

“Pak Jokowi, ini warga memilih bapak di dua periode kepemimpinan. Kami harap empati bapak dan empati ibu negara, karena banyak perempuan jadi korban. Beri kompensasi yang layak. sehingga bisa melanjuitkan dengan lebih baik. Kami harap nurani keadilan bahwa keadilan berpihak pada korban,” tambahnya

Pada sidang gugatan hari ini, sudah memasuki tahap pembuktian. Ada ratusan alat bukti yang diserahkan pihak penggugat kepada majelis hakim yang diketuai .

Di dalam persidangan, pihak tergugat menyatakan menolak seluruh bukti yang dimiliki penggugat. Namun kuasa hukum Pertamina Patra Niaga, usai persidangan menolak memberi komentar kepada wartawan perihal gugatan dan alasan penolakan atas bukti-bukti milik penggugat.

“Maaf ya Mas. Tanya nanti ke kantor aja nanti Mas. Belum bisa komentar hari ini. Sory ya Mas,” ujar kuasa hukum Pertamina Patra Niaga Feny, SH. (*)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Ini Alasan Bank Centris Selama 20 Tahun Tidak Melakukan Gugatan 

24 April 2024 - 20:38 WIB

MUI Situbondo Tolak Wacana Eks Lokalisasi GS Dirubah Wisata Karaoke

24 April 2024 - 19:55 WIB

Pura-pura Pasang Kelambu, Bapak Cabuli Anak Kandung di Kubu Raya, Ibu Lapor Polisi

24 April 2024 - 16:12 WIB

Diterkam Buaya, Kaki Kanan Ibu RT Putus

24 April 2024 - 16:07 WIB

Unaja Jambi Beri Potongan Biaya Kuliah Mahasiswa Baru

24 April 2024 - 16:02 WIB

KPU Tanjab Timur Buka Pendaftaran PPK Pilkada 2024

24 April 2024 - 14:24 WIB

Trending di Daerah