Menu

Mode Gelap
Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak Mulai Padat

Daerah · 28 Jan 2024 15:45 WIB ·

KPU Situbondo Gelar Simulasi Pemungutan Suara Berbasis Data Riil


					KPU Situbondo Gelar Simulasi Pemungutan Suara Berbasis Data Riil Perbesar

Suasana simulasi pemungutan dan penghitungan surat suara pemilu tahun 2024 di TPS Bletok, Bungatan, Situbondo.

 

Situbondo, reportasenews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Situbondo, menggelar simulasi pemungutan suara Pemilu 2024 berbasil data riil. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 03 Desa Bletok, Kecamatan Bungatan, Situbondo, Jawa Timur, Minggu (2/1/2024).

Ketua KPU Kabupaten Situbondo Marwoto mengatakan, jika kegiatan simulasi pemungutan dan penghitungan suara ini, merupakan tindaklanjut Bimbingan Tehnik (Bimtek). Tujuannya, untuk mensukseskan Pemilu tahun 2024.

“Jika dalam Bimtek KPPS hanya berbasis materi, namun dalam simulasi pemungutan dan penghitungan suara berbasis kegiatan riil, sehingga mereka mempraktekan langsung tugas-tugasnya di TPS pada Pemilu 2024,”ujar Marwoto, Minggu (28/1/2024).

Marwoto menegaskan, dengan kegiatan simulasi ini, pihaknya berharap para KPPS dapat mengusai materi dan lapangan, dan memahami tugasnya masing-masing. Sehingga pelaksanaan Pemilu 2024 di Situbondo berjalan sukses dan lancar.

“Makanya, simulasi pemungutan dan penghitungan suara ini, untuk menghilangkan paradigma teman-teman pengurus Parpol, yang menilai masih ada kecurangan di TPS,”bebernya.

Lebih jauh Marwoto menjelaskan, dalam simulasi ini, pihaknya melibatkan PPK dan PPS di Kabupaten Situbondo, serta juga mengundang semua pengurus Parpol peserta Pemilu tahun 2024 di Situbondo.

“Selain itu, kegiatan simulasi tersebut juga dihadiri perwakilan pemerintah, dan para komisioner Bawaslu Kabupaten Situbondo,”katanya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Situbondo Ahmad Faridl Ma’ruf mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan simulasi berbasis datan riil. Meski demikian, kegiatan simulasi tersebut perlu dievaluasi.

“Salah satunya meja ketua KPPS yang kurang lebar, sehingga surat suara numpuk di mejanya, yang kedua TPS tidak ramah terhadap difabel, seperti meja surat suara yang terlalu tinggi, sehingga para difabel kesulitan untuk memasukan surat suara,”katanya. (fat)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Coblos Surat Suara Sisa, Petugas KPPS Jambi Dipidana

24 Februari 2024 - 22:57 WIB

Cabuli Anak Tirinya, Pria 40 Tahun di Bondowoso Ditangkap

24 Februari 2024 - 17:45 WIB

Menparekraf Sandiaga Uno Apresiasi Perayaan Cap Go Meh Singkawang 2024

24 Februari 2024 - 17:13 WIB

Atraksi Tatung Perayaan Cap Go Meh 2575 di Sungai Kakap

24 Februari 2024 - 16:20 WIB

Kapolres Situbondo Pimpin Penggerebekan Judi di Eks Lokalisasi GS

24 Februari 2024 - 06:53 WIB

Subhanallah, Pria di Situbondo Meninggal Saat Sujud Shalat Ashar Berjamaah di Masjid

24 Februari 2024 - 06:40 WIB

Trending di Daerah