Site icon Reportase News

Laporan Kasus ITE Tak Ditanggapi, PMII Situbondo Temui  Kapolres AKBP 

 PMII Situbondo dan kuasa hukumnya, saat  melakukan audensi dengan Kapolres AKBP Awan Hariono. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Puluhan anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Situbondo,  mendatangi ruangan Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono, mereka mempertanyakan kasus dugaan pelanggaran   Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dengan terlapor pemilik akun media sosial facebook (Medsos FB) berinisial EF.

Sebab,  meski dugaan kasus pelanggaran ITE tersebut sudah dilaporkan dua bulan lalu, dengan terlapor berinisial EF, warga Desa/Kecamatan Besuki, Situbondo.  Namun  hingga kini, belum ada tindak lanjut dari penyidik Satreskrim Polres Situbondo.

Bahkan, dalam  audensi yang dipimpin langsung oleh  ketua PMII Situbondo  Mohammad Nur Fadil dan didampingi oleh Kepala bidang (Kabid) Advokasi PMII Situbondo, Jufaldi, mereka ditemui langsung  oleh Kapolres Situbondo  AKBP Awan Hariono di ruangn kerjanya.

Usai bertemu dengan Kapolres  Situbondo Jufaldi mengatakan,   dirinya bersama ketua dan anggota PMII Situbondo sengaja  melaukan audensi  dengan Kapolres AKBP Awan Hariono, dengan tujuan untuk mendesak agar polisi segera melakukan tindak lanjut terkait laporan  dugaan kasus ITE tersenut.  Sebab, sejak dilaporkan pada tanggal 15 April 2019  lalu, aporan kasus ITE tersebut belum ada perkembangan, dengan alasan sibuk Pemilu dan libur lebaran.

“Sehingga untuk  menanyakan  tentang laporan kasus   ITE tersebut, kami langsung melakukan aundensi,  dan Alhamdulillah     langsung mendapat respon positif dari kapolres AKBP Awan Hariono,” kata Jufaldi, Senin (1/7/20190.

Namun, sebagai bentuk keseriusan  dalam melanjutkan kasus dugaan pelanggaran ITE tersebut, Kapolres AKBP Awan Hariono langsung memanggil  Kasatreskrim AKP Masykur. Bahkan, ketua PMII Situbondo   sebagai pelapor langsung dimintai keterangannya di unit IV Pidana Tertentu (Pidter) Satreskrim Polres Situbondo.

“Dugaan pelanggaran ITE yang dilaporkan tersebut merupakan pencemaran nama baik kepada PMII,  karena dikaitkan dengan masalah politik dan diunggah ke  Medsos FB  oleh pemilik akun Siti Jenar,”pungkas Jufaldi.(fat)

Exit mobile version