Menu

Mode Gelap

Daerah · 25 Apr 2020 16:26 WIB ·

Larangan Mudik, Perjalanan KA Daop 7 Madiun Dibatalkan, Kecuali KA Lokal


					Stasiun KA Madiun tampak sepi setelah pemerintah menetapkan larangan mudik. (foto:hap) Perbesar

Stasiun KA Madiun tampak sepi setelah pemerintah menetapkan larangan mudik. (foto:hap)

Madiun, reportasenews.com –  PT Kereta Api Indonesia (Persero) membatalkan seluruh perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dari dan menuju Jakarta dan Bandung mulai 24 April 2020. “Pembatalan seluruh perjalanan KA Jarak Jauh ini kami lakukan guna menindaklanjuti keputusan pemerintah atas larangan Mudik Lebaran tahun 2020 untuk masyarakat,” ujar Ixfan Hendriwintoko Manager Humas Daop 7 Madiun, mengutip pernyataan VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Sebelumnya telah dilakukan pembatalan 44 perjalanan kereta api yang melintas maupun yang berangkat dari wilayah Daop 7 Madiun. Khusus untuk keberangkatan dari Daop 7 Madiun, semua KA dengan total delapan perjalanan sudah tidak beroperasi, yaitu KA Anjasmoro relasi Jombang – Pasarsenen PP, KA Singasari relasi Blitar – Pasarsenen PP, KA Brantas relasi Blitar – Pasarsenen PP, dan yang terahir dibatalkan perjalannya mulai tanggal 23 April kemarin ada KA Kahuripan relasi Blitar – Kiaracondong PP.

“Pembatalan perjalanan KA ini merupakan tindak lanjut yang dilakukan oleh PT KAI atas terbitnya PM 25 tahun 2020 tentang larangan mudik. Hal ini dalam rangka mendukung pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran Covid – 19 dimasa lebaran yang biasanya dimanfaatkan oleh umat muslim di Indoneisa untuk mudik ke kampung halaman dan bersilaturahmi dengan keluarga di desa,” tutur Ixfan hendriwintoko, Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun.

KA yang dibatalkan setelah terbitnya PM 25 Tahun 2020 yaitu KA 119 (Ranggajati) relasi Jember – Surabaya Gubeng – Cirebon, KA 120B (Ranggajati) relasi Cirebon – Surabaya Gubeng – Jember, KA 123 (Wijayakusuma) relasi Ketapang – Surabaya Gubeng – Cilacap, KA 124 (Wijayakusuma) relasi Cilacap – Surabaya Gubeng – Ketapang, yang sementara ini dibatalkan perjalanannya mulai 25 – 30 April 2020 . “Dengan demikian, semua KA penumpang _Intercity_ baik yang berangkat maupun yang lewat di Daop 7 Madiun sejumlah 48 perjalanan KA semua dibatalkan, alias tidak beroperasi, sementara yang masih tetap beroperasi hanya KA lokal seperti Dhoho relasi Bitar-Kertosono-Surabaya kota PP, Penataran relasi Blitar – Malang – Surabaya kota PP , dan Ekonomi lokal relasi Kertosono – Surabaya Kota PP, ada sekitar 20 KA” jelas Ixfan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf karena pada masa lebaran tahun 2020 ini PT KAI tidak menyediakan angkutan mudik dan balik seperti pada tahun-tahun sebelumnya,” kata Ixfan lebih lanjut. Bagi calon penumpang kereta api yang sudah terlanjur memesan tiket pada tanggal tersebut, bisa dilakukan pembatalan secara online melalui aplikasi KAI Access, bea tiket dikembalikan 100% dan uang pembatalan akan dibayarkan dalam waktu 30-45 hari secara transfer.

“Kami tahu ini memang berat untuk kita semua, tapi mari kita taati larangan pemerintah untuk tidak mudik pada lebaran kali ini dan kurangi kegiatan diluar rumah, agar wabah covid-19 ini bisa segera berakhir” tutup Ixfan.(hap)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

LBH Mitra Santri, Gugat Bupati Karna Suswandi ke PN Situbondo

22 Juni 2024 - 20:25 WIB

Viral di Medsos, Siswa SDN 1 Cottok Juara 1 Kid Atletik O2N Situbondo Gagal ke Provinsi

22 Juni 2024 - 18:51 WIB

Dinilai Tuntutannya Rendah, Kuasa Hukum Korban Ancam Laporkan JPU ke Jamwas

21 Juni 2024 - 18:53 WIB

Satu Jamaah Haji Asal Batanghari Meninggal di Mekkah

21 Juni 2024 - 18:46 WIB

PPDB SMPN 8 Kota Madiun Terima Titipan Siswa, Tolak Peserta Luar Kota?

21 Juni 2024 - 16:38 WIB

Pengemudi Mobil Xenia Tertimpa Truck Tebu di Situbondo Selamat

21 Juni 2024 - 13:43 WIB

Trending di Daerah