Menu

Mode Gelap

Internasional · 2 Des 2017 10:24 WIB ·

Lebih Dari 14.000 Orang Dievakuasi Karena Banjir di Kelantan


					Lebih Dari 14.000 Orang Dievakuasi Karena Banjir di Kelantan Perbesar

Malaysia, reportasenews.com – Banyak orang telah mengungsi dari rumah mereka di Kelantan yang dilanda banjir, tercatat jumlah pengungsi menjadi 14.237 jiwa.

Aplikasi “infobanjir” Departemen Kesejahteraan Sosial melaporkan pada hari Jumat bahwa semua pengungsi ditampung di 63 pusat bantuan di enam kabupaten, yaitu Kota Baru, Pasir Mas, Tumpat, Tanah Merah, Pasir Puteh dan Gua Musang.

Gua Musang menjadi kabupaten terakhir yang terkena banjir, dan memiliki 142 orang dari 32 keluarga yang ditampung di dua pusat bantuan.

Pasir Mas memiliki jumlah pengungsi terbanyak sekitar 10.646 jiwa dari 4.482 keluarga di 40 pusat pengungsian, diikuti oleh wilayah Tumpat dengan 2.266 orang dari 794 keluarga di enam pusat pengungsi.

Pasir Puteh memiliki 828 orang dari 247 keluarga di delapan pusat; Kota Baru, 214 orang dari 63 keluarga di empat pusat dan Tanah Merah, 141 orang dari 43 keluarga di tiga pusat.

Portal infobanjir.water.gov.my dari Departemen Drainase dan Irigasi melaporkan bahwa tingkat air di Sungai Golok di Rantau Panjang, Pasir Mas, telah turun menjadi 10.29 m pada jam 8 pagi namun tetap berada di atas titik bahaya 9m.

Tingkat ketinggian air Sungai Golok di Kuala Jambu, Tumpat, berada di 3,71 m, melebihi titik peringatan 2,5 m. (Hsg)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Hari Bhayangkara Ke-76, Polsek Padas Banjir Penghargaan Dan Prestasi

6 Juli 2022 - 13:45 WIB

Sebagai Pendatang Baru Tim StreetSoccer DKI Jakarta Langsung Juarai FORMI VI Palembang

5 Juli 2022 - 23:18 WIB

Harga Cabai Rawit di Situbondo Tembus Rp120 Ribu Perkilogram

5 Juli 2022 - 20:27 WIB

Jamasan Pusaka Sakral, Jelang Hari Jadi Ngawi Ke 664 Tahun

5 Juli 2022 - 20:22 WIB

Pemegang Saham PWON Bakal Terima Deviden Senilai Rp 4 Per Saham

5 Juli 2022 - 20:10 WIB

Gali Potensi Wisata Kalbar Demi Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Desa

5 Juli 2022 - 17:28 WIB

Trending di Daerah