Situbondo,reportasenews.com – Kegiatan pengibaran bendera merah putih dari dasar laut hingga ke permukaan air di Wisata Bahari, Pasir Putih, Situbondo. Kegiatan yang melibatkan sebanyak 214 perempuan penyelam itu, memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri), Sabtu (21/4).
Bahkan, kegiatan yang diselenggarakan atas kerjasama antara Saka Bahari Lamtamal TNI AL V Surabaya dan Pemkab Situbondo itu, memecahkan rekor dunia, karena selama ini belum ada kegiatan pengibaran bendera merah putih, yang melibatkan ratusan perempuan penyelam.
Penyerahan piagam penghargaan Muri tersebut diserahkan langsung manager Muri Triyono mewakili ketua umum Muri Jaya Suprana kepada Aspotmar Kasal Laksamana Muda (Laksda) Edi Sucipto di Pantai Wisata Pasir Putih, Situbondo, Jawa Timur.
“Pengibaran bendera merah putih dari dasar laut Wisata Bahari Pasir Putih, Situbodo, tidak memecahkan rekor Muri, melainkan juga memecahkan rekor dunia, karena baru kali ini, pengibaran bendera melibatkan perempuan penyelam, dengan jumlah sebanyak 214 perempuan penyelam,”kata Triyono, Sabtu (21/4).
Sementara itu, Aspotmar Kasal Laksamana Muda (Laksda) Edi Sucipto mengatakan, pihaknya sengaja melibatkan sebanyak 214 perempuan penyelam dalam pengibaran bendera merah putih dari dasar laut hingga ke permukaan.”Karena kegiatan dalam rangka memperingati hari Kartini, sedangkan prestasi rekor Muri. Bahkan, rekor dunia ini merupakan prestasi bagi kita semua,”katanya.
Menurutnya, dalam kegiatan pengibaran bendera ini, Saka Bahari Lamtamal TNI AL V Surabaya itu, tidak hanya Angkatan Laut saja, tapi dari berbagai komunitas penyelaman baik itu dari Jalasenastri, komando wanita angkatan laut, Polwan dan klub-klub selam yang ada di Indonesia. “Kegiatan ini Nasional, tidak hanya diikuti penyelam dari Surabaya, melainkan juga melibatkan penyelam dari sejumlah daerah di Indonesia. Pantai Pasir Putih kita pilih karena tempatnya istimewa,”bebernya.
Laksda Edi Sucipto menegaskan, jika kegiatan pengibaran bendera dari dasar laut ke permukaan yang dilakukan 214 perempuan. Ini penyelam baru kali pertama di Indonesia bahkan di dunia. “Kegiatan ini merupakan yang pertama di Indonesia bahkan di dunia. Target penyelam wanita 214. Namun ada peningkatan jumlah yakni 221 perempuan penyelam. “Untuk melindungi para penyelam, stand by driver pengamanan dan kita juga siagakan juga kapal perang Helikopter untuk antisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, dengan harapan, para penyelam merasa aman,”pungkasnya.(fat)
