Site icon Reportase News

Lima Orangutan Hasil Rescue, Dipulangkan ke Hutan TN Bukit Baka Bukit Raya

lima individu orangutan jenis (Pongo pygmaeus sp) tersebut merupakan hasil dari kegiatan rescue maupun penyerahan dari warga yang sebelumnya dilakukan oleh BKSDA Kalimantan Barat Seksi Konservasi wilayah I Ketapang bersama mitra konservasi Yayasan Internasional Animal Rescue Ketapang, (foto:das)

Ketapang, reportasenews.com – Tak kurang 715 kilometer jalan yang dilalui menuju kebebasan Japik, Kibo, Manis, Santi dan *Bujing*.
Kelima individu orangutan jenis (Pongo pygmaeus sp) tersebut merupakan hasil dari kegiatan rescue maupun penyerahan dari warga yang sebelumnya dilakukan oleh BKSDA Kalimantan Barat Seksi Konservasi wilayah I Ketapang bersama mitra konservasi Yayasan Internasional Animal Rescue Ketapang (YIARI Ketapang) dari tahun 2013 hingga tahun 2015 .
Setelah melakukan kegiatan rescue,   lima individu orangutan tersebut dititipkan ke pusat rehabilitasi Orangutan YIARI Ketapang untuk dilakukan proses pengecekan lebih lanjut.
“Melalui  beberapa tahapan proses sebelum berhasil terdata oleh tim dokter terkait prilaku(sifat liar) satwa, kesehatan, dan lainnya sebagai  hasil rehabilitasi,” kata drh. Adi, Minggu (30/6/2019).
 Untuk proses rehabilitasi sendiri membutuhkan waktu yang cukup lama sekitar  4 atau 6 tahun sebelum dinyatakan layak untuk dilakukan release atau pelepasliaran.
Kamis, (27 Juni 2019), kelima individu orangutan dengan menempuh jarak 715 km dari Kabupaten Ketapang menuju kabupaten Melawi, kecamatan Manukung, Kalimantan Barat yang merupakan salah satu lokasi yang berbatasan langsung dengan kawasan untuk menuju ke taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya.
Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya merupakan Kawasan konservasi yang terletak di jantung Pulau Kalimantan, tepatnya di perbatasan antara provinsi Kalimantan Barat dengan Kalimantan Tengah.
Kawasan ini memiliki peranan penting dalam fungsi hidrologis, Kawasan hutan Bukit Baka-Bukit Raya selain merupakan perwakilan tipe ekosistem hutan hujan tropika pengunungan yang mendominasi puncak-puncak Pegunungan Schwaner dengan luasan 181.090 Ha.
Selain tipe habitat yang mendukung, ketersediaan pakan juga salah satu faktor penting dalam keberlangsungan hidup orangutan.
Sabtu (29 Juni 2019), kelima individu orangutan siap di dilepasliarkan ke habitatnya setelah dilakukan pengecekan sehari sebelumnya terkait kesehatan dan kesiapan satwa dalam adaptasi lingkungan sekitar, tidak hanya dilepasliarkan namun kelima individu orangutan inj tetap dilakukan  monitoring bersama tim ahli dilapangan. (das)
Exit mobile version