Menu

Mode Gelap
Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak Mulai Padat

Daerah · 28 Feb 2024 21:34 WIB ·

MA Diadukan ke KY, ini Alasannya


					MA Diadukan ke KY, ini Alasannya Perbesar

Gedung Komisi Yudisial 

Jakarta, reportasenews.com – Kasus permohonan kasasi diduga kadaluarsa dalam perkara desain industri produk genset terus bergulir. Pihak termohon mengajukan keberatan dengan menyurati Komisi Yudisial (KY).

Surat kepada KY diantarkan langsung Tommy Admadiredja yang menjadi termohon perkara ini, hari ini Rabu (28/2/2024). Tommy didampingi kuasa hukumnya, Ichwan Anggawirya.

”Surat keberatan disampaikan langsung termohon dan telah diterima KY hari ini,” kata Ichwan Anggawirya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (28/2/2024).

Perkara ini melibatkan pihak CV Rajawali Diesel sebagai Pemohon Kasasi. Sedangkan pihak Termohon Kasasi adalah Tommy Admadiredja dan PT Pelangi Teknik Indonesia, dengan Ichwan Anggawirya dari Master Lawyer sebagai kuasa hukum.

Perkara ini semula diadili Pengadilan Niaga PN Jakarta Pusat dengan nomor perkara 76/Pdt.Sus-Desain Industri/2023/PN.Niaga.Jkt.Pst.

Dalam vonis pada 31 Oktober 2023, Pengadilan Niaga Jakarta Pusat menolak gugatan CV. Rajawali Diesel. Perusahaan yang berdomisili di Semarang ini lalu mengajukan kasasi ke MA.

MA menerima kasasi tersebut dengan nomor perkara 266 K/Pdt.Sus-HKI/2024 pada Senin, 12 Februari 2024.

Ichwan mempersoalkan Permohonan Kasasi yang diduga telah kadaluarsa dengan melewati jangka waktu tetapi tetap diterima.

”Menurut pendapat kami, Kepaniteraan Niaga Pengadilan Negeri Jakarta Pusat diduga telah lalai dengan tetap menerima pengajuan permohonan kasasi oleh Pemohon Kasasi, padahal
permohonan Kasasi tersebut telah melewati jangka waktu kasasi, sehingga
menimbulkan cacat administrasi,” terang Ichwan Anggawirya.

Ichwan mengungkapkan pengajuan Permohonan Kasasi perkara Desain Industri, diatur dalam Pasal 41 Undang-Undang No. 31 Tahun 2000 Tentang Desain Industri ayaat 1 dan 4.

Pasal 41 ayat 1 menyebutkan bahwa Permohonan Kasasi diajukan paling lama 14 hari setelah tanggal putusan yang dimohonkan kasasi diucapkan atau diberitahukan kepada para pihak dengan mendaftarkan kepada panitera yang telah memutuskan gugatan tersebut.

Sedangkan ayat 4 disebutkan Panitera wajib mengirimkan Permohonan Kasasi dan Memori Kasasi kepada pihak termohon kasasi paling lama 2 hari setelah permohonan kasasi didaftarkan,” lanjut Ichwan.
Dugaan bahwa permohonan kasasi telah melewati jangka waktu, tutur Ichwan karena Kepaniteraan Niaga Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, baru mengirimkan Relaas Pemberitahuan Permohonan Kasasi pada 12 Desember 2023.

”Artinya pemberitahuan permohonan kasasi dikirimkan Panitera 42 hari sejak putusan. Itu sudah kadaluarsa mengacu Pasal 41 Ayat 1 dan 4 Undang-Undang No. 31 Tahun 2000 Tentang Desain Industri,” tegas Ichwan.

”Permohonan Kasasi tersebut telah melewati jangka waktu sehingga tidak
memenuhi syarat-syarat formal, dan sudah sepatutnya Permohonan Kasasi tidak
dapat diterima dan berkas perkaranya tidak dikirimkan Ke Mahkamah Agung
dengan Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat,” pungkas Ichwan. (tan)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Ini Alasan Bank Centris Selama 20 Tahun Tidak Melakukan Gugatan 

24 April 2024 - 20:38 WIB

MUI Situbondo Tolak Wacana Eks Lokalisasi GS Dirubah Wisata Karaoke

24 April 2024 - 19:55 WIB

Pura-pura Pasang Kelambu, Bapak Cabuli Anak Kandung di Kubu Raya, Ibu Lapor Polisi

24 April 2024 - 16:12 WIB

Diterkam Buaya, Kaki Kanan Ibu RT Putus

24 April 2024 - 16:07 WIB

Unaja Jambi Beri Potongan Biaya Kuliah Mahasiswa Baru

24 April 2024 - 16:02 WIB

KPU Tanjab Timur Buka Pendaftaran PPK Pilkada 2024

24 April 2024 - 14:24 WIB

Trending di Daerah