Menu

Mode Gelap

Internasional · 27 Feb 2017 08:00 WIB ·

Mengenal Lebih Jauh Raja Salman Dari Arab Saudi


					Mengenal Lebih Jauh Raja Salman Dari Arab Saudi Perbesar

Jakarta, reportasenews: Kedatangan penguasa Arab Saudi, Raja Salman pada tanggal 1 hingga 9 Maret ini merupakan peristiwa besar mengingat penguasa Arab Saudi yang terakhir dahulu tiba di Jakarta sekitar tahun 70 an.

Salmān bin Abd al-Aziz Āl Sa’ud lahir di Riyadh pada 31 Desember 1935; umur 81 tahun, dia adalah Raja Arab Saudi ketujuh. Raja Salman menyebut dirinya sebagai Penjaga Dua Kota Suci Mekah dan Madinah, serta pemimpin wangsa Saud saat ini.

Dia merupakan anak ke-25 dari Ibnu Saud .Menghabiskan masa kecilnya di istana Murabba. Raja Salman menempuh pendidikan awalnya di Sekolah Pangeran di ibukota Riyadh , sebuah sekolah yang didirikan oleh Ibn Saud khusus untuk memberikan pendidikan bagi anak-anaknya. Ia belajar agama dan ilmu pengetahuan modern.

Salman kemudian diangkat sebagai putra mahkota pada tanggal 18 Juni 2012. Salman diangkat sebagai Putra Mahkota Arab Saudi setelah kematian saudaranya, Putra Mahkota Nayef bin Abdul Aziz.

Pada tanggal 23 Januari 2015, Salman yang berusia 79 Tahun, diangkat sebagai Raja Arab Saudi setelah saudara tirinya Raja Abdullah meninggal karena pneumonia pada usia 90 Tahun.

Raja Salman menunjuk Pangeran Muqrin Bin Abdul Aziz sebagai Putra Mahkota. Pada 29 April 2015, Salman mencopot Muqrin bin Abdul Aziz sebagai Putra Mahkota dan menunjuk keponakannya Muhammad bin Nayef.

Sebelum diangkat menjadi raja, dia mempunyai karir politik yang cukup panjang. Dirinya cukup kenyang mengurus administrasi negara sebagai negarawan dan politisi.

Beberapa jabatan yang pernah dia pegang adalah: 1954-1955 diusia 19 tahun dia menjadi wakil gubernur kota Riyadh, 1955-1960 jabatannya naik menjadi Gubernur kota Riyadh, dilanjutkan dari 1963-2011 Gubernur kota Riyadh. Selama 5 dekade menjadi Gubernur Riyadh, kota ini diubah menjadi kota yang tercepat pertumbuhan infrastruktur dinegara Arab Saudi.

Lalu karir politiknya melejit menempati posisi vital 2011-2012 Menteri Pertahanan Kerajaan Saudi Arabia. Saat dia menjabat sebagai Mentri Pertahanan, tercatat dia membuat angkatan bersenjata Saudi menjadi lebih modern, dan membuat latihan gabungan militer terbesar dalam sejarah Saudi.

Pada tahun 2012-2015 dia ditasbihkan sebagai Putra Mahkota Kerajaan Saudi Arabia, dari sini langkah dia mengantarkan menjadi Raja tahun 2015 hingga sekarang.

Raja Salman dikenal sebagai pribadi yang taat dengan agama sejak usia mudanya. Ketika dia dilantik, kelompok konservatif dan moderat menyukai dia karena sikapnya yang santun dan menjalankan perintah agama dengan sungguh-sungguh.

Dia dikenal sebagai hafidz Quran, penghapal Al Quran yang cakap sejak usia 10 tahun dididik oleh gurunya Syeikh Abdullah Khayat, Imam Besar Masjidil Haram. Sikap taatnya pada agama dicerminkan dengan beberapa tindakan konkret, saat dilantik dia mengharuskan semua pegawai pemerintah shalat tepat waktu.

Dan ketika kunjungan kenegaraan Obama ke Arab Saudi, Raja Salman berani memotong acara protokoler untuk segera menunaikan shalat karena adzan sudah berbunyi.

Raja Salman dikenal juga tegas dan keras dalam menegakan hukum agama. Keponakannya, pangeran Turki bin Saud bin Turki bin Saud al-Kabeer pernah tertangkap tangan membunuh rakyat jelata di Saudi, dan dia langsung dihukum pancung sesuai syariat Islam yang berlaku disana.

Raja Salman tidak pandang bulu soal hukum sekalipun itu untuk saudaranya sendiri. Pertama kalinya dalam 40 tahun sejarah dinasti Ibnu Saud, seorang pangeran aristokrat kerajaan Saudi terkena hukuman, dan itu merupakan hukuman pancung kepala. (HSG)

 

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

LBH Mitra Santri, Gugat Bupati Karna Suswandi ke PN Situbondo

22 Juni 2024 - 20:25 WIB

Viral di Medsos, Siswa SDN 1 Cottok Juara 1 Kid Atletik O2N Situbondo Gagal ke Provinsi

22 Juni 2024 - 18:51 WIB

Dinilai Tuntutannya Rendah, Kuasa Hukum Korban Ancam Laporkan JPU ke Jamwas

21 Juni 2024 - 18:53 WIB

Satu Jamaah Haji Asal Batanghari Meninggal di Mekkah

21 Juni 2024 - 18:46 WIB

PPDB SMPN 8 Kota Madiun Terima Titipan Siswa, Tolak Peserta Luar Kota?

21 Juni 2024 - 16:38 WIB

Dalam Kasus Bank Centris Kemenkeu Menjadi “Pengecut”

21 Juni 2024 - 15:22 WIB

Trending di Hukum