Menu

Mode Gelap

Entertainment · 14 Agu 2017 08:00 WIB ·

Mengingat Nada Dering Ikonik Dari Nokia


					Mengingat Nada Dering Ikonik Dari Nokia Perbesar

Reportasenews.com – Nada dering Nokia sebenarnya diambil dari komposisi yang pernah ditulis pertama kali pada tahun 1902, satu abad penuh sebelum Nokia menggunakannya. Komposisi gitar aslinya berjudul ‘Gran Vals’, yang disusun oleh gitaris Spanyol Francisco Tárrega.

Nokia pertama kali membeli hak atas lagu tersebut pada tahun 1992, saat digunakan dalam iklan TV pertama mereka untuk ponsel Nokia 1011. Dari iklan 33 detik, satu momen kecil mungil akan terus mengubah sejarah monofonik selamanya.

Bertahun-tahun kemudian, Kepala Desain Suara Nokia, Tapio Hakanen menjelaskan bagaimana semuanya terjadi dalam sebuah wawancara. “Saat ini rasanya tidak istimewa, tapi pada saat itu iklan teknologi bersifat super teknis, terasa sangat maskulin dan bermain musik rock. Memiliki bagian gitar akustik yang lembut hasilnya akan sangat berbeda. Itu mencerminkan aspek manusia dari moto ‘Nokia conecting people’. Saat itu, itu nada ini terasa segar. ”

Teknologi baru keluar satu tahun setelah iklan komersial, memungkinkan munculnya nada monofonik melodi. Sambil memakai nada standar, perusahaan melihat ke arah ‘Gran Vals’ untuk mendapatkan inspirasi. “Begitulah cara Nokia Tune lahir,” kata Tapio. “Produk pertama yang keluar pada tahun 1994; Nokia 2110. Ini bekerja sempurna dengan musik.”

2001 (Monophonic)
2003 (Polyphonic)
2007 (Realtone Piano)
2010 (Guitar Tone)
2016 (Bell And Chimes)
2016 (Dubstep)
2017 (Nokia 6 tune)

Awalnya, lagu itu hanya satu dari beberapa nada dering. Nokia 2110 telah terdaftar sebagai ‘Tipe 7’, kemudian menjadi ‘Tipe 13’ dan ‘Tipe 5’ pada berbagai model. Pada tahun 1997, nada diberi nama yang dipersonalisasi, dan yang ini kemudian dikenal sebagai ‘Grande Valse’. Pada tahun 1999 dipromosikan menjadi nama ‘lagu Nokia’, menjadi nada default semua ponsel Nokia. 3310 keluar setahun kemudian.

Dua tahun kemudian, muncul teknologi baru untuk nada dering polifonik (yang berarti lebih dari satu nada dapat diputar bersamaan) mulai tersedia, pertama terdengar di Nokia 3510. Terus mendapat sejumlah makeover dan aplikasi, seperti suara yang didengar pertama kali. Saat telepon dinyalakan. (Hsg)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 288 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Sebagai Pendatang Baru Tim StreetSoccer DKI Jakarta Langsung Juarai FORMI VI Palembang

5 Juli 2022 - 23:18 WIB

Harga Cabai Rawit di Situbondo Tembus Rp120 Ribu Perkilogram

5 Juli 2022 - 20:27 WIB

Jamasan Pusaka Sakral, Jelang Hari Jadi Ngawi Ke 664 Tahun

5 Juli 2022 - 20:22 WIB

Pemegang Saham PWON Bakal Terima Deviden Senilai Rp 4 Per Saham

5 Juli 2022 - 20:10 WIB

Gali Potensi Wisata Kalbar Demi Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Desa

5 Juli 2022 - 17:28 WIB

TP2DD Kota Pontianak Dorong Pertumbuhan Digitalisasi Transaksi Daerah

5 Juli 2022 - 17:13 WIB

Trending di Daerah