Menu

Mode Gelap

Daerah · 9 Nov 2023 16:39 WIB ·

Mobil Dinas Sekda Situbondo, Diduga Menggunakan Pelat Nopol Palsu


					Mobil Dinas Sekda Situbondo, Diduga Menggunakan Pelat Nopol Palsu Perbesar

Mobil dinas Sekdakab Situbondo, Honda CRV nopolnya diganti pelat hitam saat ganti bensin di SPBU di Kota Situbondo.

Situbondo, reportasenews.com – Mobil dina Sekertaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Situbondo Wawan Setiawan, diduga menggunakan pelat nomor palsu. Itu terjadi lantaran mobil pelat merah nopol P 10 DP terpasang di mobil Inova Venturer tidak sesuai identitas asli.

Pasalnya, pelat merah nopol P 10 DP itu, seharusnkya terpasang di mobil dinas Sekda sebelumnya, yakni Honda CRV. Namun, saat ini, mobil Honda CRV itu menggunakan pelat hitam dengan nopol P 1037 BS.

Pelat merah nomor P 10 DP tersebut seharusnya terpasang di mobil CRV yang sekarang diganti dengan plat hitam nomor P 1037 BS. Sehingga identitas kendaraan tersebut sudah tidak sesuai dengan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) Mobil yang resmi dari Polda Jatim.

Kabag Umum Pemkab Situbondo Ratnakoba mengatakan, diakui pelat merah Honda CRV yang pernah dipakai Syaifullah selaku Sekdakab Situbondo, dengab nopol P 10 DP.

Saat ini, pelat nomor tersebut terpasang pada mobil dinas oleh Sekdakab Situbondo Wawan Setiawan, yakni mobil Toyota Innova Venturer.

“Karena Sekdakab Situbondo yang baru (Wawan Setiawan red-), tidak menggunakan mobil Honda CRV bekas sekda lama, sehingga pelat P 10 DP dipindah ke mobil operasional yang baru, meski belum bisa mengurus pembuatan plat baru dikarenakan plat P 10 DP yang lama masih berlaku hingga desember akhir tahun ini,” kata Ratnakoba, Kamis (9/11/2023).

Menurut dia, sangat tidak etis ketika mobil Sekda Wawan dengan mobil sekda sebelumnya sama-sama memakai plat nomor dan kendaraan sama. Sehingga alternatif memakai seadanya terlebih dahulu.

“Jadi selama menjadi kabag umum, saya tidak pernah bikin pelat nomor, yang ada saja sekarang dipakai gitu, dan untuk pelat nomor di CRV mobil sekda dulu itu saya tidak tau siapa yang buat,”katanya.

Perempuan yang akrab dipanggil Ratna membantah, jika nopol mobil Honda CRV itu sengaja diganti pelat hitam saat mengisi BBM subsidi (pertalite). Namun, kendaraan tersebut tetap memakai BBM pertamax karena sebelumnya sempat ada masalah mesin, sehingga penggunaan bahan bakar harus menggunakan pertamax.

“CRV tidak pernah pakai pertalite karena sempat turun mesin sehingga harus pakai pertamax terus, soalnya disarankan tidak boleh diganti-ganti bahan bakar,” katanya.

Seketaris Daerah Kabupaten Situbondo Wawan Setiawan membenarkan bahwa dirinya dalam berdinas memakai plat merah nomor P 10 DP yang terpasang di Innova Venturer.

“Kendaraan dinas saya Innova Venturer dengan plat nomor P 10 DP, ini baru pulang dari Surabaya,”bantahnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Situbondo AKP Tutud Yudho Prastyawan menyatakan untuk pejabat daerah yang ingin mengurus pelat merah kendaraan harus ke Polda Jatim. Pihak daerah hanya bisa merekomendasi kendaraan melalui samsat masing-masing.

“Mengurus proses plat merah kendaraan harus ke polda, memang agak sulit, kami pengajuan dari samsat ini belum tentu di setujui oleh polda, yang punya hak kewenangan terkait pelat merah kendaraan hanya polda,”bebernya

Dia juga menyatakan rata-rata yang melakukan pengajuan pelat merah dan plat hitam atau ganda tersebut mayoritas dilakukan oleh jajaran kepala pemerintahan. Seperti contoh bupati, kapolres, ketua legislatif, kepala kejaksan dan kepala pengadilan.(fat)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Sutan Adi Hendra Dampingi Al Haris Maju Pada Pilgub Jambi

20 Mei 2024 - 19:31 WIB

Heboh Sesosok Mayat Pria Dalam Gardu PLN di Pontianak

20 Mei 2024 - 17:22 WIB

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 16/TK Karya Bhakti bersama Masyarakat Perbatasan Perbaiki Akses Jalan

20 Mei 2024 - 13:03 WIB

Ahmad Ditemukan Tewas Setelah Bermain di Lanting Terjatuh ke Sungai Kapuas

20 Mei 2024 - 09:59 WIB

Sah, Sutarmidji – Ria Norsan Bersama Lanjutkan!

19 Mei 2024 - 13:02 WIB

Penambangan Emas Ilegal di Jambi Diduga Libatkan Aparat Desa dan Polisi

19 Mei 2024 - 12:21 WIB

Trending di Daerah