Situbondo,reportasenews.com – Selain diwarnai dengan senam tetet massal di Alun-alun Kota Situbondo, yang diikuti oleh Bupati Situbondo Dadang Wigiarto, Wabup Yoyok Mulyadi, anggota Forkopimda, sejumlah pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Situbondo, serta sejumlah staf Puskesmas dan RSU di Kabupaten Situbondo.
Namun, peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 Tahun 2018 itu, juga diwarnai dengan kegiatan sosialisasi tentang progran kali bersih, yang dilakukan oleh Bupati Situbondo Dadang Wigiarto dan Wabup Yoyok Mulyadi.
Bahkan, dalam kegiatan sosialisasi kali bersih tersebut, Bupati Dadang Wigiarto, Wabup Yoyok Mulyadi bersama anggota Forkopimda dan sejumlah pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Situbondo, mereka naik perahu karet dari dam pintu lima menuju RS Mitra Sehat Situbondo.
Usai mengikuti puncak acara HKN ke-54 Tahun 2018 di RS Mitra Sehat Situbondo Bupati Dadang Wigiarto mengatakan, jika peringatan HKN bukan merupakan kegiatan seremonial saja. Namun momen peringatan HKN ini harus dijadikan sebagai bahan evaluasi, untuk lebih meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Oleh karena itu, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, saya berharap kepada Dinkes Pemkab Situbondo, untuk terus melakukan sosialisasi tentang pola hidup sehat,”kata Bupati Dadang Wigiarto,
Menurutnya, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, pihaknya meminta kepada petugas kesehatan dan petugas medis di Kabupaten Situbondo, untuk saling meninggalkan ego sektoral antar struktur. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) nomor 39 tahun 2016, pemerintah memiliki Program Indonesia Sehat (PIS) melalui Pendekatan Keluarga (PK).
“Karena kesehatan keluarga menjadi hal yang utama dan mendasar. Akan sukses dan terwujud jika didukung oleh lintas sektoral,”pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Situbondo mengatakan, jika kegiatan HKN ke-54 ini dikemas dalam serangkaian acara kebersamaan. Bahkan, berbagai macam lomba digelar untuk makin mempererat rasa kekeluargaan diantara petugas kesehatan dan medis. “Kita melaksanakan lomba futsal, bolatik, poster, video senam, dan lomba toga,”katanya.
Menurutnya, ada tiga hal yang harus dilakukan untuk menuju hidup sehat, yakni aktivitas fisik 30 menit sehari, makan sayur dan buah, serta kontrol kesehatan secara berkala. Namun, tiga hal itu terangkum dalam gerakan masyarakat sehat (Germas) maupun PIS PK disampaikan oleh kader kepada para keluarga di Kabupaten Situbondo.”Selain itu, dalam momen peringatan HKN ini, kami juga melakukan sosialisasi tentang kali bersih,”ujar Abu Bakar Abdi.
Menariknya, usai pelaksanaan apel puncak peringatanan HKN ke-54 Tahun 2018 di Alun-alun Kota Situbondo itu, Bupati Dadang Wigiarto Wabup Yoyok Mulyadi, anggota Forkopimda Situbondo dan sejumlah pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Situbondo, mereka melakukan senam tetet di Alun-alun Kota Situbondo.(fat)
