Menu

Mode Gelap

Daerah · 9 Jan 2018 08:33 WIB ·

Motif Pencurian Tali Pocong Agar Bisa Kaya


					Motif Pencurian Tali Pocong Agar Bisa Kaya Perbesar

Tangerang, reportasenews.com – Polres Tangerang Selatan akhirnya mengungkap motif pencurian tali pocong yang dilakukan Moch Irpan alias Petruk (34). Sopir angkutan kota (angkot) itu meyakini mencuri tali pocong dapat mempermudah rezeki.

“Dia ini nekat mencuri karena ingin tarikan angkotnya ramai, karena selama ini selalu sepi,” kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Fadli Widiyanto.

AKBP Fadli menjelaskan, Petruk nekat membongkar makam temannya sendiri, Suhendra alias Hendra Capung, seorang diri. Aksi itu dilakukan Petruk sehari setelah temannya itu dimakamkan di daerah Ciputat, Tangerang Selatan.

“Dia keluar jam 24.00 WIB dan membongkar makam menggunakan kayu nangka. Karena menjelang subuh, pelaku kabur tanpa mengembalikan posisi makam,” ucap AKBP Fadli.

Namun, kata AKBP Fadli, bukannya mendapat rezeki melimpah. Mobil angkot yang dikemudikan Petruk malah sepi penumpang. Kesal, Petruk kemudian membuang empat tali pocong hasil curiannya itu ke sungai.

“Setelah curi tali pocong bukanya rame, angkotnya justru malah sepi. Dia kesal, akhirnya tali pocong itu dia buang, barang bukti ini masih kami cari,” ungkap AKBP Fadli.

Kasat Reskrim AKP Alexander Yurikho menambahkan, Petruk memperoleh ide mencuri tali pocong demi mendapat rezeki melimpah setelah dirinya berbincang dengan salah satu penumpangnya.

“Ngobrol-ngobrol sama penumpang, katanya nyimpen tali pocong kalau mau ramai,” kata AKP Alex meniru ucapan Petruk.

Selain terdesak kebutuhan hidup, lanjut AKP Alex, pelaku juga terdesak keperluan untuk kelulusan sekolah sang adik. “Adiknya mau lulus-lulusan, dia butuh uang Rp 3,5 juta, tapi baru punya Rp500 ribu, itu alasannya,” kata AKP Alex.

Selain menangkap Petruk, polisi mengamankan barang bukti berupa sepotong kayu dan pakaian milik Petruk. Sopir angkot D10 Ciputat-Pondok Aren itu dijerat pasal berlapis yakni Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan Pasal 179 KUHP tentang pembongkaran kuburan.

“Ancaman hukumannya 6 tahun penjara,” tandas AKP Alex. (*)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Peragakan 39 Adegan Detik-Detik Pembunuhan mantan Istrinya, Pelaku Merasa Menyesal

18 Mei 2024 - 18:34 WIB

Gubernur Al Haris Lantik Anggota KPID Provinsi Jambi

17 Mei 2024 - 15:04 WIB

Kemenag Siapkan Rumah Ramah Bagi 818 Calon Jamaah Haji Lansia Asal Jambi

17 Mei 2024 - 14:36 WIB

Kepada Siswa Lemhanas, Irjen (Purn) Ike Edwin Sebut Pendekatan Budaya Kunci Cegah Korupsi

17 Mei 2024 - 14:10 WIB

Tersandung Kasus Narkoba, Pria Asal Bungo Terpaksa Menikah di Dikantor Polisi

16 Mei 2024 - 19:02 WIB

85 Anggota PPK Pilkada Situbondo Resmi Dilantik, Ini Pesan Ketua KPU

16 Mei 2024 - 17:31 WIB

Trending di Daerah