Pasuruan, reportasenews.com – Nilai investasi di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, terus merangkak naik dan melebihi target yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan, selama kurun waktu empat tahun terakhir ini. Sejak 2013 hingga 2016 lalu, nilai investasi hingga saat ini terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan hingga tahun 2017 ini.
“Investasi pada tahun berjalan 2017 hingga September ini sudah mencapai Rp 15,5 triliun.Target investasi tahun 2017 ini sebesar Rp 5,5 triliun dan hingga September ini sudah tembus Rp 15,5 triliun. Padahal masih belum akhir tahun dan diperkirakan pada Desember nanti ada dua perusahaan asal Jepang dan dua perusahaan asal Korea Selatan yang siap masuk, ”kata Bupati Pasuruan, M Irsyad Yusuf, Selasa (26/9/2017).
Selama kurun waktu 4 tahun terakhir, investasi di Kabupaten Pasuruan terus meningkat. Pada 2014, dari target investasi sebesar Rp 3 triliun, terealisasi Rp 10 triliun lebih. Pada 2015 kembali meningkat menjadi Rp 15 triliun lebih dari target Rp 2,5 triliun yang ditetapkan selama ini. Investasi tersebut, tak terlepas dari peran masyarakat Kabupaten Pasuruan.
“Akhir 2016 lalu, naik lagi menjadi Rp 17,4 triliun dan pada 2017 ini diperkirakan mengalami kenaikan lagi. Karena hingga September ini saja sudah Rp 15,5 triliun dan masih banyak perusahaan yang akan berdiri di PT PIER (Pasuruan Industrial Estate Rembang) hingga akhir 2017 nanti. “Kami optimis investasi terus meningkat pada tahun-tahun berikutnya, ”jelas dia.
Investasi yang masuk ke Kabupaten Pasuruan pada 2017 itu, dilakukan sejumlah perusahaan modal asing (PMA) dan perusahaan modal dalam negeri (PMDN). Termasuk diantaranya investasi pemerintah dan swasta dalam Proyek SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Umbulan. Selain dari Jepang dan Korea Selatan, investasi juga masuk dari sejumlah negara lain, di antaranya India, Amerika, Jerman dan lainnya.
Menurut Irsyad, meningkatnya investasi di Kabupaten Pasuruan, tidak terlepas dari berkah pembangunan infrastruktur berupa jalan tol, serta tersedianya kebutuhan industri lainnya seperti air, listrik dan gas. Selesainya jalan tol hingga ke PT PIER di Rembang menjadi salah satu daya tarik bagi kalangan investor untuk membangun perusahaannya di Kabupaten Pasuruan.
Trend investasi di Kabupaten Pasuruan diperkirakan akan terus meningkat, seiring dengan selesainya pembangunan tol Pasuruan-Grati maupun Pandaan-Malang. “Untuk yang di wilayah timur kami juga persiapkan lahan seluas 1.000 hektar (ha) yang siap dengan selesainya tol Pasuruan-Grati. Review Rencana Tata Ruang Wilayah tengah dikerjakan. Selain itu pasokan listrik dari PLTGU Grati juga sudah siap, ”pungkasnya. (abd)
