Menu

Mode Gelap

Internasional · 1 Nov 2016 22:24 WIB ·

Norwegia Diancam Rusia Akan Menjadi Sasaran Bom Nuklir Mereka


					Peralatan tempur Nato / Dailyexpress Perbesar

Peralatan tempur Nato / Dailyexpress

NORWEGIA, REPORTASE:  Norwegia mendapat peringatan keras dan acaman serangan bom dari politisi senior Rusia, Frants Klintsevitsj, akibat keputusan Norwegia membiarkan wilayahnya menjadi basis bagi 330 personel militer Amerika

“Bagaimana kita harus bereaksi terhadap ini? Kami tidak pernah sebelumnya menjadikan Norwegia sebagai daftar target sasaran senjata strategis kami”, kata Frants Klintsevitsj, wakil ketua komite pertahanan dan keamanan Rusia, mengatakan itu kepada TV2, bahwa kelak warga Norwegia akan menanggung penderitaan akibat kehadiran militer AS di negara itu, demikian ungkap media The Independent.

Pasukan AS akan ditempatkan di wilayah Trondheim, sekitar 1.000  km dari perbatasan Norwegia dengan Rusia. Menteri pertahanan Norwegia, Ine Eriksen Søreide mengatakan: “Rusia tidak punya alasan obyektif yang jelas atas penempatan tentara itu diwilayah Norwegia, tapi Rusia juga bereaksi dengan cara yang sama terhadap hampir semua negara-negara anggota NATO”.  Norwegia, telah menjadi anggota NATO sejak 1949, mereka mensuplai peralatan militer Amerika yang sudah disembunyikan diterowongan yang digali diwilayah pegunungan.

Pemerintah Norwegia juga berpendapat pasukan NATO telah melatih di negara itu selama beberapa dekade. Ia menambahkan penyebaran tentara AS itu  tidak lantas menjadikan Norwegia sebagai basis pangkalan permanen AS.

Hubungan antara Rusia dan Barat telah memburuk selama beberapa bulan terakhir sebagian besar karena keterlibatan Rusia dalam perang sipil Suriah. Rusia minggu ini keluar Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa karena tudingan kubu Barat atas sentimen meningkatnya peran Rusia yang dituduh bertanggung jawab atas kejahatan perang di Suriah.

Terkait dengan ketegangan ini, Kepala dinas intelijens Inggris MI5, Andrew Parker, telah mengumumkan negara Rusia menimbulkan ancaman terhadap stabilitas di Inggris.

Dia mengatakan kepada The Guardian: “Rusia menggunakan seluruh rangkaian organ negara dan kekuatan untuk mendorong kebijakan luar negerinya diluar sana dengan cara agresif yang melibatkan propaganda, spionase, subversi dan perang cyber. Rusia sedang bekerja di seluruh Eropa dan di Inggris saat ini. Ini adalah tugas MI5 untuk mengetahui strategi Rusia itu.”

Anggota NATO telah meletakkan rencana untuk menyebarkan ribuan pasukan ke Eropa Timur dan mendekati negara-negara Baltik dibasis Rusia yang ada diperbatasan dengan Eropa.  Pekan lalu, Rusia mengirim satu detasemen angkatan laut yang besar dalam perjalanan ke Timur Tengah melalui Selat Inggris, yang sebagian besar ditafsirkan sebagai sinyal ke Barat  (HSG/ Independent)

 

[vc_row][vc_column][vc_video link=”https://youtu.be/1K_KaH8_VM8″][/vc_column][/vc_row]

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Gubernur Al Haris Lantik Anggota KPID Provinsi Jambi

17 Mei 2024 - 15:04 WIB

Kemenag Siapkan Rumah Ramah Bagi 818 Calon Jamaah Haji Lansia Asal Jambi

17 Mei 2024 - 14:36 WIB

Kepada Siswa Lemhanas, Irjen (Purn) Ike Edwin Sebut Pendekatan Budaya Kunci Cegah Korupsi

17 Mei 2024 - 14:10 WIB

Tersandung Kasus Narkoba, Pria Asal Bungo Terpaksa Menikah di Dikantor Polisi

16 Mei 2024 - 19:02 WIB

85 Anggota PPK Pilkada Situbondo Resmi Dilantik, Ini Pesan Ketua KPU

16 Mei 2024 - 17:31 WIB

85 Anggota PPK Pilkada Brebes 2024 Dilantik

16 Mei 2024 - 17:24 WIB

Trending di Daerah