Situbondo,reportasenews.com – Pamit mencari rumput untuk pakan ternaknya, Sunahrawi (45) warga Desa Sopet, Kecamatan Jangkar, Situbondo, ditemukan dalam kondisi tubuhnya telah terbujur kaku di areal tanaman jagung miliknya.
Saat pertama kali ditemukan oleh Sahrima (42), istrinya, mulut korban mengeluarkan darah segar. Selain itu, pria yang diketahui berprofesi sebagai guru ngaji juga mengalami luka memar pada pergelangan tangan kanan dan tangan kiri, serta mengalami luka lecet pada kepala bagian belakang.
Diperoleh keterangan, sebelum korban ditemukan tewas di areal tanaman jagung miliknya sekitar pukul 08.30 WIB, sebelumnya korban pamit untuk mencari rumput kepada keluarganya, namun hingga sekitar pukul 17.00 WIB korban diketahui belum pulang.
Merasa khawatir dengan keselamatan suaminya, Sahrima bersama keluarganya langsung melakukan pencarian ke areal tanaman jagung tempat suaminya mencari rumput, namun saat melakukan pencarian Sahrima menemukan tubuh suaminya sudah terbujur kaku di areal tanaman jagung miliknya.
“Sekitar pukul 08.00 WIB, dia pamit untuk mencari rumput, namun hingga sore dia juga belum pulang. Bahkan, saat dihubungi ponselnya tidak aktif, sehingga saya dan keluarga langsung melakukan pencarian,”kata Sahrima, sambil mengusap air matanya, yang mengalir di pipinya, Selasa (6/2).
Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Nanang Priyambodo membenarkan adanya penemuan mayat di areal tanaman jagung Desa Sopet, Kecamatan Jangkar, Situbondo. Menurutnya, berdasarkan hasil visum yang dilakukan dokter, luka memar dan luka lecet di sekitar tubuh korban itu tersengat matahari.
”Karena berdasarka pemeriksaan tim medis Puskesmas Jangkar, korban meninggal sekitar 10 jam sebelum ditemukan, sehingga sebagian tubuh korban memar dan terkelupas akibat tersengat matahari. Sedangkan dugaan sementara, korban meninggal karena penyakit yang dideritanya,”kata Iptu Nanang Priyambodo.(fat)
