Menu

Mode Gelap

Daerah · 3 Jan 2024 20:06 WIB ·

Pastikan Tidak Ada Pungli, Bupati Karna Suswandi Sidak ke Pelabuhan Jangkar


					Pastikan Tidak Ada Pungli, Bupati Karna Suswandi Sidak ke Pelabuhan Jangkar Perbesar

Bupati Karna Suswandi, saat Sidak di pelabuhan Jangkar, Situbondo.

 

Situbondo, reportasenews.com – Bupati Situbondo Karna Suswandi, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke pelabuhan penyebarangan Jangkar, Situbondo, setelah adanya keluhan para penumpang, terkait adanya perbedaan harga tiket kapal yang tercantum di aplikasi dengan biaya yang harus dibayarkan kepada petugas.

Namun, dalam melakukan Sidak Bupati Karna Suswandi didampingi -Kepala Dinas Perhubungan (Dishub)
Rokhwan Sugihartono, dan langsung ditemui Andri, salah seorang perwakilan ASDP Pelabuhan Jangkar, Situbondo.

Bupati Karna Suswandi mengatakan, Sidak ke pelabuhan penyeberangan Jangkar dilakukan, setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat terkait adanya dugaan Pungutan Liar (Pungli) dalam pembelian tiket di Pelabuhan Jangkar.

“Makanya, kami langsung melakukan Sidak, karena ini penting untuk kita sikapi secara bersama-sama agar ke depan adanya dugaan Pungli ini tidak terjadi lagi,”kata Bupati Karna Suswandi, Rabu (3/1/2024).

Menurutnya, pihaknya
meminta kepada pengelolaan Pelabuhan Jangkar dalam hal ini ASDP Cabang Ketapang untuk memperbaiki tata kelola dalam pembelian tiket kapal melalui aplikasi.

“Saya meyakini dengan tata kelola pelabuhan dan e-tiketing yang baik isu atau dugaan adanya Pungli tidak akan terjadi lagi,”bebernya.

Karna Suswandi mengatakan, untuk membahas dugaan pungli tersebut,
dalam waktu dekat Dinas Perhubungan Situbondo dan ASDP Cabang Ketapang akan duduk bersama untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada penumpang kapal.

“Kemudian saya mendapat surat dari masyarakat yang akan ikut menjual e-tiketing, di situ ada beberapa yang tidak boleh katanya dan ada beberapa yang boleh,” bebernya.

Bupati Karna mewanti-wanti kepada oknum-oknum di Pelabuhan Jangkar yang masih tetap menjual tiket dengan harga yang lebih tinggi dari aplikasi bakal berurusan dengan APH. “Saya berharap masyarakat bisa menyadari akan hal ini. Kalau tidak maka jangan salahkan kalau ada aparat penegak hukum datang ke sini,” pungkasnya.

Sementara itu, perwakilan ASDP Pelabuhan Jangkar, Andri enggan memberikan keterangan terkait dugaan Pungli tersebut. “Saya tidak komentar apapun ya. Langsung satu pintun ke pimpinan,” singkatnya.

Sekadar diketahui, salah satu penumpang kapal bernam Efendi mengeluhkan adanya perbedaan harga tiket di aplikasi dengan di lapangan.

“Saya pesan tiket online harganya Rp52 ribu untuk satu orang, namun saat mau bayar i harganya naik menjadi Rp63 ribu, sehinggga para penumpang kaget dan heran, karena harga tiketnya tidak sama harga yang tertera di aplikasi,”katanya. (fat)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Tertimpa Pohon Tumbang, 2 Rumah Kakak Beradik di Situbondo Rusak Berat

14 Juli 2024 - 21:18 WIB

DuaGudang Terbakar di Situbondo, Kerugian Materi Mencapai 45 juta

14 Juli 2024 - 21:14 WIB

Ae Mutu Air Tiga Rasa, Nikmati Keindahan Alam dan Budaya di Gunung Kelimutu

14 Juli 2024 - 21:08 WIB

Masa Jabatan Kades Jadi 8 Tahun, Apdesi Situbondo Gelar Syukuran

13 Juli 2024 - 16:23 WIB

Keroyok Seorang Perempuan, Bapak dan Anak di Situbondo Dipolisikan

12 Juli 2024 - 22:10 WIB

Bawa Sajam Saat Konvoi, Puluhan Anggota PSHT Diamankan

12 Juli 2024 - 17:16 WIB

Trending di Daerah