Site icon Reportase News

Pasutri Korban Pengrusakan Rumah di Situbondo, Mengaku Trauma dan Tak Berani Pulang 

Pasutri Liasto dan Warnijah, anak dan menantunya bersama Supriyono kuasa hukumnya di tempat pengungsiannya. (foto:fat)

 

Situbondo,reportasenews.com – Pasangan suami istri (pasutri) Liasto (57) dan Warjinah (55) asal Dusun Leduk, Desa Sumberrejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, yang rumahnya dirusak karena suaminya dituding mempunyai ilmu santet, mereka mengaku trauma dengan kasus pengrusakan dua rumahnya.

Bahkan, Liasto dan Warjinah bersama anak dan menantunya, mereka mengaku tidak berani untuk kembali  pulang ke rumahnya, karena khawatir dengan keselamatan suaminya, yang dituding mempunyai ilmu santet.

Warnijah saat ditemui di tempat pengungsiannya mengatakan, karena warga Dusun Leduk, Desa Sumberrejo masih mengancam akan membunuh suaminya, sehingga dirinya dan keluarganya tidak berani kembali untuk pulang ke rumah.

“Saya mendengar sendiri, saat warga merusak dua rumah miliknya, mereka tetap mengancam akan membunuh suami saya, sehingga demi keselamatan suami, saya dan keluarga tidak akan pernah kembali ke rumah,”kata Warjinah, Selasa (5/5/2020).

Menurutnya, saat kasus pengrusakan rumah, dirinya mengetahui dengan jelas pelaku pengrusakan dua rumahnya tersebut. Sebab, pada saat kasus pengrusakan rumah miliknya, dirinya sembunyi di kamar mandi, sehingga melalui lubang di kamar mandi dirinya melihat dengan  jelas pelaku pengrusakan.”Termasuk ancaman tetap akan membunuh suami saya. Oleh karena, saya bersama keluarga akan membeli rumah lagi, tapi bukan di Dusun Leduk, Desa Sumberrejo, melainkan di desa lain di Situbondo,”kata Warjinah.

Sementara itu, Supriyono selaku kuasa hukum pasutri Liasto dan Warnijah mengatakan, pihaknya meminta kepada aparat penegak hukum, untuk segera menetapkan tersangka dalam kasus pengrusakan rumah milik kliennya. Sebab, akibat kasus pengrusakan rumah tersebut, klien dirinya mengaku trauma dan takut untuk pulang ke rumahnya.

“Karena kasus pengrusakan rumah klien kami sudah jelas melibatkan ratusan massa, dan  berdasarkan pengakuan istri Pak Liasto, yakni  Bu Warjinah sudah menyebutkan dua nama sebagai aktor pelaku pengrusakan rumah klien kami,”ucap Supriyono.(fat)

Exit mobile version